Lumi : Masalah Guru dan Murid di SMPN 1 Manado Sudah Diselesaikan

Sekolah SMP Negeri 1 Manado (detikgo.com)

MANADO, detikgo.com – Adanya tindakan pemukulan terhadap salah satu siswa SMP Negeri 1 Manado yang dilakukan oleh oknum guru berinisial R dengan cara menampar pipi sang murid bernama Gabriel dan sempat beredar di media sosial ternyata telah diselesaikan oleh para pihak secara musyawarah dan telah tercapai perdamaian.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Manado melalui Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan Drs. Hesky Roby Lumi kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (08/04/2022).

Bacaan Lainnya
Drs. Hesky Roby Lumi, Wakil Kepsek SMP Negeri 1 Manado (detikgo.com)
Drs. Hesky Roby Lumi, Wakil Kepsek SMP Negeri 1 Manado (detikgo.com)

Menurut Lumi, bahwa apa yang dilakukan dari oknum guru tersebut sesungguhnya adalah upaya untuk menghentikan para siswa yang sempat bertikai di antara mereka, dimana sebelumnya sudah di upayakan oleh Satpam sekolah untuk menghentikan hal tersebut, namun tak juga di indahkan. Kebetulan di saat bersamaan oknum guru R melintas dan secara spontan terpaksa melakukan hal tersebut dalam upaya menghentikan pertikaian yang akhirnya sempat di abadikan oleh orang lain sehingga beredar di media sosial.

Oleh karena itu, menyikapi hal tersebut pihak sekolah SMP Negeri 1 Manado sudah memfasilitasi para pihak untuk dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Oknum Guru R(ki) dan Siswa(ka) yang dipukul pipinya (ist)
Oknum Guru R(ki) dan Siswa(ka) yang dipukul pipinya (ist)

“Para pihak sudah menyepakati untuk berdamai, dan perkara tersebut telah selesai secara kekeluargaan,” ucap Roby Lumi, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan.

Diketahui sebelumnya, sempat beredar di media sosial oknum guru R menampar pipi salah satu murid SMP Negeri 1 Manado dan sempat menjadi viral.

Bahkan, salah satu aktivis di Kota Manado dan juga ketua LSM Inakor Kota Manado, Herol Caroles sempat meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan, karena menurutnya hal tersebut harusnya tak boleh terjadi, apalagi di lingkungan sekolah sebagai tempat lembaga pendidikan.(Steven)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *