LANGOWAN SELATAN (DETIKGO.COM)-Kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Manembo, Kec Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa, menghadirkan sosok purnawirawan TNI yang siap mengabdikan diri untuk masyarakat. Sertu Arm (Purn) Aritha Ginting resmi maju sebagai calon Hukum Tua Desa Manembo dengan nomor urut 2, membawa visi pembangunan desa yang berorientasi pada keamanan, ketertiban, dan peningkatan kesejahteraan warga.
Aritha Ginting, 59 tahun, merupakan pensiunan TNI Angkatan Darat yang mengakhiri masa dinasnya pada 2019. Sebelumnya, ia mengemban tugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) selama lebih dari satu dekade, yakni sejak 2008 hingga 2019. Pengalaman tersebut menjadi modal utama dalam memahami kebutuhan dan dinamika masyarakat di tingkat desa Khususnyq Desa Manembo.

Dalam pernyataannya, Kemarin, Kamis (11/6/2026), Aritha mengaku terpanggil untuk maju dalam Pilhut karena ingin menghadirkan perubahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Motivasi saya maju adalah keinginan tulus untuk memajukan desa dan mewujudkan perubahan nyata bagi kesejahteraan warga,” ujarnya.
Fokus pada Keamanan Lingkungan
Salah satu program unggulan yang ditawarkan Aritha adalah peningkatan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, keamanan menjadi fondasi penting bagi kemajuan desa.
Sebagai wilayah yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi minuman tradisional cap tikus, Desa Manembo dinilai membutuhkan pengawasan dan sistem keamanan yang lebih optimal. Untuk itu, Aritha berencana mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis.
“Keamanan harus dijaga dengan baik. Kami akan mengaktifkan Siskamling secara rutin dan memasang CCTV agar lingkungan tetap aman, tertib, serta terhindar dari berbagai gangguan keamanan,” tegasnya.
Air Bersih Jadi Prioritas Pembangunan
Selain aspek keamanan, persoalan ketersediaan air bersih menjadi perhatian serius dalam program kerjanya. Saat ini, layanan air bersih di Desa Manembo baru menjangkau sekitar 75 kepala keluarga, sementara sebagian besar warga masih mengandalkan sumur sebagai sumber air utama.
Kondisi tersebut kerap menimbulkan persoalan, terutama saat musim hujan ketika kualitas air sumur menjadi keruh dan kurang layak digunakan.
“Kami akan memperjuangkan agar seluruh warga mendapatkan akses air bersih yang layak konsumsi tanpa harus bergantung pada sumur yang kualitasnya belum tentu terjamin,” kata Aritha.
Desa Bersejarah dengan Tradisi Gotong Royong yang Kuat Desa Manembo merupakan salah satu desa bersejarah di Kabupaten Minahasa yang berdiri sejak 6 Oktober 1900. Nama Manembo memiliki makna “dari atas melihat ke bawah”.
Mayoritas masyarakatnya berasal dulunya dari Desa Wolaang dan Tounelet yang sejak lama menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
Di tengah perkembangan zaman, warga Manembo masih mempertahankan sejumlah tradisi lokal, salah satunya budaya Ba Siwo, yakni kebiasaan masyarakat membawa bahan makanan dan memasak bersama ketika ada warga yang berduka. Tradisi tersebut menjadi simbol kuatnya nilai kebersamaan dan gotong royong yang masih terjaga hingga saat ini.
Arihta Ginting Siap Mengabdi untuk Kemajuan Desa Manembo.
Pemilihan Hukum Tua Desa Manembo akan diikuti oleh 1.143 pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih.
Menghadapi pesta demokrasi tingkat desa tersebut, Aritha menegaskan komitmennya untuk mengembangkan potensi desa, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Manembo.
“Dengan pengalaman yang saya miliki selama ini, saya siap mengabdi dan bekerja bersama masyarakat untuk mewujudkan Desa Manembo yang lebih baik, aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (Red)





