MINAHASA (detikgo.com) – Kontestasi Pemilihan Hukum Tua Desa Pinaesaan, Kec Tompaso Barat Kabupaten Minahasa, semakin menarik dengan keikutsertaan James Bruri Singal sebagai calon nomor urut dua.
Mantan anggota DPRD Minahasa periode 2014–2019 itu kembali maju dengan membawa visi pembangunan desa yang berfokus pada tata kelola pemerintahan modern, penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga.
Pria berusia 51 tahun yang merupakan ayah dari empat anak tersebut bukan sosok asing bagi masyarakat Desa Pinaesaan. Sebelum menjabat sebagai legislator daerah, James pernah dipercaya sebagai Pejabat Hukum Tua pada 2012 dan dikenal melalui sejumlah program pembangunan yang berhasil direalisasikan.

Pada masa kepemimpinannya, pembangunan lahan pekuburan desa serta penataan dan inventarisasi aset desa menjadi beberapa program strategis yang berhasil dijalankan. Pengalaman itu menjadi modal penting bagi James untuk kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam Pilhut yang akan diikuti oleh 324 pemilih terdaftar.
“Keinginan saya maju kembali dilandasi niat untuk melanjutkan pembangunan desa sekaligus meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan seluruh masyarakat Desa Pinaesaan,” ujar James, Jumat, 12 Juni 2026.
Fokus pada Pemerintahan Transparan dan Berbasis Digital
Dalam pemaparannya, James menawarkan konsep pemerintahan desa yang lebih modern melalui digitalisasi pelayanan publik. Menurutnya, pelayanan administrasi yang cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat menjadi kebutuhan penting dalam tata kelola pemerintahan saat ini.
Selain digitalisasi layanan, ia juga berkomitmen memperkuat transparansi penggunaan dana desa, meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan, serta memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketahanan Pangan dan Penguatan Ekonomi Desa
Di sektor ekonomi, James menempatkan pengembangan pertanian dan peternakan sebagai salah satu prioritas utama guna memperkuat ketahanan pangan desa.
Ia juga menargetkan peningkatan kesejahteraan warga melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pemberdayaan pelaku UMKM, dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat.
Program pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan juga menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang diusungnya agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Infrastruktur, Kesehatan, dan Penanggulangan Bencana
Pada bidang pembangunan, fokus diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur desa, mulai dari perbaikan jalan, drainase, fasilitas umum hingga pembangunan embung sebagai penunjang sektor pertanian.
Sementara di bidang sosial kemasyarakatan, James menaruh perhatian pada penurunan angka stunting, peningkatan layanan kesehatan, pembinaan generasi muda, serta penguatan sistem keamanan lingkungan.
Tak hanya itu, kesiapsiagaan menghadapi bencana juga masuk dalam agenda prioritas. Program yang disiapkan meliputi pembentukan tim relawan desa, penyediaan anggaran darurat, hingga edukasi kebencanaan bagi masyarakat.
Siap Wujudkan Pinaesaan yang Maju dan Sejahtera
Dengan pengalaman di pemerintahan desa maupun legislatif, James optimistis mampu membawa Desa Pinaesaan menuju arah pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.
“Dengan dukungan seluruh masyarakat, saya siap bekerja maksimal untuk mewujudkan Desa Pinaesaan yang maju, tertata, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Pemilihan Hukum Tua Desa Pinaesaan kali ini dipandang sebagai momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa ke depan, termasuk dalam menjawab tantangan modernisasi, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup warga.(Red)





