Jembatan Bailey Ruas Kaiya–Kotamobagu Ditutup Total Malam Ini, Warga Dihimbau Cari Rute Alternatif

BOLMONG, detikgo.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara mengumumkan penutupan total arus lalu lintas di Jembatan Bailey ruas Jalan Kaiya – Kotamobagu, tepatnya di STA 22+075, Desa Muntoi, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow. Penutupan ini dilakukan dalam rangka pekerjaan perkuatan jembatan yang sedang berlangsung.

Berdasarkan surat resmi bernomor HM.0501/B/8PJN16/2026/430 tertanggal 9 Juni 2026 yang ditandatangani Kepala BPJN Sulawesi Utara, Handiyana, penutupan total jalan berlaku mulai malam ini, Sabtu (13/6/2026), pukul 19.00 WITA hingga 07.00 WITA Minggu pagi (14/6/2026). Selama periode krusial tersebut, tidak ada kendaraan yang dapat melintas di jembatan tersebut. Masyarakat diimbau keras untuk segera menyiapkan rute alternatif atau menunda perjalanan guna menghindari kemacetan parah.

Bacaan Lainnya
Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Kegiatan Pekerjaan Perkuatan Jembatan Bailey Ruas Jalan Kaiya – Kotamobagu STA 22+075.

Sebelum dan setelah periode penutupan total tersebut, arus lalu lintas tetap berjalan namun dengan sistem buka-tutup satu arah. Artinya, kendaraan akan diatur bergantian melintas dari satu sisi ke sisi lainnya selama proses perakitan dan perkuatan jembatan berlangsung. Pekerjaan perkuatan jembatan Bailey ini sendiri telah dimulai sejak 10 Juni 2026 dan diperkirakan akan berlangsung selama sembilan hari kalender.

Diketahui, keberadaan Jembatan Bailey di ruas ini merupakan bagian dari penanganan darurat yang sebelumnya dilakukan oleh BPJN Sulut. Sebagaimana tercatat dalam laporan sebelumnya, jembatan darurat sepanjang 24 meter ini awalnya dipasang pada Oktober 2025 sebagai solusi cepat atas kondisi ruas Jalan Nasional Kaiya-Kotamobagu yang mengalami amblas. Pemasangan awal jembatan darurat tersebut sempat membutuhkan penutupan jalur selama 36 jam pada 8-10 Oktober 2025, dan sejak saat itu dibuka untuk umum dengan sistem contraflow serta pembatasan beban maksimal 20 ton.

Langkah perkuatan yang sedang dilakukan kini merupakan upaya lanjutan untuk menjaga kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan seiring dengan beroperasinya jembatan darurat tersebut. Dalam suratnya, BPJN Sulawesi Utara juga meminta bantuan kepada Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow, Kapolres Kota Kotamobagu, Dandim 1303/Bolaang Mongondow, serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bolaang Mongondow untuk turut menginformasikan dan mensosialisasikan rencana pekerjaan ini kepada masyarakat.

Masyarakat yang berencana melintasi ruas Jalan Kaiya – Kotamobagu pada akhir pekan ini dihimbau untuk memperhatikan pengumuman ini agar tidak terjebak kemacetan atau kesulitan saat mencari rute alternatif. Informasi mengenai pembukaan kembali jalur secara normal akan disampaikan seiring dengan selesainya masa pekerjaan sembilan hari tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *