LANGOWAN -Minahasa, (Detikgo.com)- Kemarin, 15 Oktober 2025 – Gagasan Green Democracy yang diusung oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin (SBN) mulai diimplementasikan di berbagai daerah. Di Kab Minahasa, ide ini diwujudkan oleh Senator Sulut Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, melalui aksi penghijauan di kawasan yang dikenal sebagai Kampung Presiden Prabowo di Langowan.
Bersama tokoh-tokoh masyarakat Langowan yang tergabung dalam Panitia Pembentukan Kota Langowan (P2KL) dan generasi muda setempat, Senator Stefa menanam pohon mahoni di area Daerah Aliran Sungai (DAS) Noongan, tepatnya di Perkebunan Ranorate.
“Green democracy bukan sekadar konsep politik hijau, tapi juga bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian alam. Demokrasi yang sehat harus peduli pada lingkungan,” ujar Stefa, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI.
Ia menambahkan, kecintaan terhadap alam telah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil, dan kegiatan pelestarian lingkungan akan terus menjadi bagian dari perjalanannya sebagai wakil rakyat.
“Saya sejak kecil sudah mencintai alam. Maka sebagai Senator, saya merasa wajib menyalurkan energi itu untuk aksi nyata seperti ini,” tambahnya.
Apresiasi dari Pejuang Kota Langowan
Aksi penghijauan ini mendapat sambutan hangat dari Panitia Pembentukan Kota Langowan (P2KL), yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ketua P2KL, Jeffry Pay, menyampaikan apresiasi atas komitmen Senator Stefa terhadap pelestarian lingkungan dan perjuangan daerah.
“Atas nama warga Langowan, kami berterima kasih kepada Senator Stefanus Liow atas partisipasinya dalam penghijauan ini,” ucap Jeffry.
Lebih jauh, ia berharap dukungan dari DPD RI terus mengalir bagi aspirasi warga Langowan yang sedang memperjuangkan status Daerah Otonomi Baru (DOB).
“Kami sangat berharap DPD RI tetap menjadi mitra perjuangan kami dalam menjadikan Langowan sebagai kota otonom,” pungkasnya.
📌 Catatan Redaksi:
Gagasan Green Democracy yang digagas oleh Ketua DPD RI SBN merupakan bagian dari upaya membumikan demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan, di mana isu lingkungan menjadi bagian dari agenda kebangsaan. Aksi penghijauan seperti ini diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menjaga bumi. (RED)





