MINAHASA UTARA – detikgo.com Setelah bersaing dengan 3.419 desa wisata dari 34 Provinsi seluruh Indonesia dan melalui beragam tahapan kurasi terhadap 7 kategori penilaian dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Desa Budo akhirnya terpilih dan dinyatakan masuk dalam jajaran 50 Desa Wisata Terbaik Indonesia.
Pengumuman 50 besar Desa Wisata Terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia ini disampaikan langsung oleh Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melalui akun Instagram resmi Anugerah Desa Wisata Indonesia @anugerahdesawisataindonesia pada Rabu (27/4/2022).
Sandiaga Uno mengatakan, dari 70.000 desa di seluruh Indonesia telah terjaring sebanyak 3.419 desa peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan ADWI 2022 dan melalui beragam tahap kurasi berdasarkan penilaian dewan juri terhadap 7 kategori penilaian klasifikasi desa wisata dan kelengkapan data melalui website Jadesta.
Dalam kesempatan itu, ia memberikan ucapan selamat kepada 50 desa wisata terbaik. “Selamat saya ucapkan kepada lima puluh desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan untuk Indonesia bangkit” ucapnya.
Ditambahkannya bahwa selanjutnya dewan juri ADWI 2022 akan meninjau 50 desa wisata tersebut untuk melihat secara langsung bagaimana pengelolaan dan pembangunan potensi pariwisata di 50 desa itu, untuk kemudian dinilai kembali.
Kepala Desa Budo Lisbet Lintogareng melalui Sekretaris Desa Budo Odirandi Lintogareng mengatakan, “Menjadi salah satu dari 50 desa wisata terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia ini benar-benar anugerah buat masyarakat di Desa Budo. Dengan predikat sebagai desa wisata terbaik ini kami berharap kiranya Desa Budo semakin dikenal tidak hanya di Sulawesi Utara tetapi juga di Indonesia”.
Menurutnya, selain karena kerja keras seluruh masyarakat, pencapaian ini juga tidak lepas dari dukungan pemerintah melalui Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara, Asosiasi Desa Wisata (Asidewi) Indonesia, Asosiasi Desa Wisata (Asidewi) Sulawesi Utara dan semua pihak terkait yang telah memberikan kontribusinya baik secara langsung maupun tidak langsung untuk kemajuan perkembangan wisata di Desa Budo.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Vekki Singa menyampaikan kegembiraannya terkait pencapaian Desa Budo dalam ajang bergengsi ADWI 2022. Ia berharap, predikat Desa Wisata Terbaik ini dapat menjadikan Desa Budo terus berkembang, sehingga dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja yang lebih banyak bagi masyarakat. Secara khusus Ia menyampaikan terima kasih kepada Asidewi Sulut yang telah mendampingi dan membantu Desa Budo dalam keikutsertaan di ADWI melalui video-video promosi yang luar biasa.
Ketua BUMDes Desa Budo Hani Lorens Singa mengaku gembira atas pencapaian Desa Budo. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Desa Budo, BPD, Pokdarwis, BUMDes, Karang Taruna dan seluruh masyarakat saat ini sedang giat melakukan persiapan untuk menyambut kedatangan Menparekraf Sandiaga Uno bersama Dewan Juri ADWI 2022 yang akan meninjau secara langsung pengelolaan dan pembangunan pariwisata di Desa Budo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara Henry Kaitjily mengatakan bahwa masuknya Desa Budo dalam 50 Desa Wisata Terbaik ADWI 2022 merupakan pengakuan nasional untuk masyarakat Desa Budo yang sudah membuktikan pemahamannya tentang nilai-nilai pariwisata melalui pengembangan pariwisatanya. Ia berharap, pemahaman nilai-nilai pariwisata ini dapat ‘menular’ dan menjadi contoh untuk desa-desa maupun kampung wisata lain yang ada di Sulawesi Utara (27/4/2022).
Menurut Kaitjily, keberhasilan Desa Budo merupakan hasil kerja keras semua komponen masyarakat Desa Budo mulai dari Pemerintah Desa hingga kelembagaan BPD, BUMDes, Karang Taruna dan masyarakatnya yang berkolaborasi dengan pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara dan Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara; Asidewi Sulawesi Utara; dan pihak terkait lainnya.
Lebih lanjut, Kaitjily yang saat dihubungi oleh http://www.detikgo.com sedang melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Sangihe ini mengingatkan semua komponen masyarakat di Desa Budo untuk terus meningkatkan pembangunan pariwisata dengan membenahi hal-hal yang masih kurang terutama menciptakan branding desa dan penyusunan paket wisata.
Terpisah, Ketua Umum Asosiasi Desa Wisata Indonesia Andi Yuwono mengatakan bahwa Desa Budo memang layak untuk mendapatkan predikat Desa Wisata Terbaik. Pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan pariwisata di Desa Budo nampak jelas terlihat. Selain pemberdayaan masyarakat, sistem kelembagaan desa yang solid dan terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan stakeholders terkait pun menjadi poin penting dalam keberhasilan pembangunan pariwisata di Desa Budo.
Salah satu personil Asidewi Sulut Rio Sahima mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaian Desa Budo dalam ADWI 2022. Diketahui, sosok yang mengelola website Kawasan Wisata Hutan Mangrove Desa Budo ini terlibat langsung dalam proses pendaftaran Desa Budo di ajang ADWI 2021 hingga 2022 ini. “It’s all about The Power Of Togetherness” ujarnya gembira. (Yolanda)





