Syukur HUT ke-92 GMIST Via Dolorosa Bukide, Bupati Resmikan Jalan Lesabe–Bukide untuk Dukung Sentra Pertanian

SANGIHE, detikgo.com– Suasana syukur dan sukacita mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun ke-92 Jemaat GMIST Via Dolorosa Bukide, Jumat (17/07/2026). Momentum penuh makna tersebut semakin istimewa dengan diresmikannya ruas Jalan Lesabe–Bukide oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pembangunan pedesaan.

Bupati hadir didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Cherry S. Thungari Soeyoenus, S.E., serta disambut oleh para pendeta, tokoh gereja, pemerintah kampung, tokoh masyarakat, dan jemaat yang memadati GMIST Via Dolorosa Bukide, Resort Tabukan Selatan.

Bacaan Lainnya
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh jemaat. Menurutnya, usia pelayanan yang telah mencapai 92 tahun menjadi bukti nyata kesetiaan warga gereja dalam menghidupi nilai-nilai iman sekaligus menjaga semangat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kiranya di usia ke-92 ini, Jemaat GMIST Via Dolorosa Bukide semakin bertumbuh dalam iman, terus menjadi terang dan garam bagi lingkungan sekitar, serta tetap menjadi mitra pemerintah dalam membangun karakter, moral, dan kehidupan sosial masyarakat,” ujar Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Bupati meresmikan pemanfaatan ruas Jalan Lesabe–Bukide yang selama bertahun-tahun menjadi harapan masyarakat. Ia menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut merupakan hasil perjuangan panjang pemerintah daerah dalam memperjuangkan peningkatan kualitas jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga.

Menurut Bupati, sejak awal tahun 2000-an ruas tersebut masih berstatus jalan lapisan penetrasi (lapen) dengan kondisi yang terbatas. Pemerintah daerah kemudian terus mengupayakan peningkatan melalui berbagai skema pembiayaan hingga akhirnya pembangunan jalan dapat direalisasikan dan dinikmati masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengajukan tiga ruas jalan melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, yakni ruas Mandoi, Bukide, dan Bira. Saat itu ruas Mandoi memperoleh prioritas. Pemerintah kemudian kembali mengusulkan ruas Bukide dan Bira pada tahun 2025. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, ruas Lesabe–Bukide ditetapkan sebagai prioritas karena tingkat kerusakannya cukup tinggi dan memiliki peran strategis sebagai akses menuju kawasan sentra produksi pertanian di Kecamatan Tabukan Selatan.

Bupati berharap kehadiran jalan yang lebih representatif akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama para petani. Akses transportasi yang semakin baik diyakini akan mempercepat distribusi hasil pertanian, menekan biaya angkut, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

“Jalan ini bukan sekadar sarana transportasi, tetapi menjadi investasi pembangunan yang akan membuka akses ekonomi, memperlancar pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu saya mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada masyarakat dan para petani Kampung Bukide yang selama ini tetap produktif meskipun menghadapi keterbatasan akses jalan. Menurutnya, semangat dan kerja keras masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Perayaan HUT ke-92 GMIST Via Dolorosa Bukide pun berlangsung penuh kekhidmatan. Selain menjadi ungkapan syukur atas perjalanan panjang pelayanan jemaat, kegiatan tersebut juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Kepulauan Sangihe yang semakin maju.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *