Ribuan Warga Padati TPS, Pilhut Desa Waleure Berlangsung Aman dan Penuh Semangat Demokrasi

Suasana di TPS Desa Waleure Menghadirkan Dua Calon Hkm Tua Tatty Femmy Pangkey No Urut 1 dan Hj Irma Aslah Calon No Urut 2 didampingi Suami. (Doc Foto : Red)

LANGOWAN (DETIKGO.COM) – Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Waleure, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, pada Rabu (17/6/2026).

Ribuan warga pemilih memadati Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berlokasi di Balai Desa Waleure untuk menyalurkan hak pilih mereka dalam menentukan pemimpin desa untuk delapan tahun ke depan.

Bacaan Lainnya
Suasana Pesta Demokrasi Pilhut Desa Waleure di TPS Balai Desa Waleure, Masyarakat Waleure Beramai-ramai turut hadir menyalurkan hak suara.(Doc Foto : Red)

Pelaksanaan Pilhut Desa Waleure dipimpin oleh Panitia Pemilihan yang diketuai oleh Frenky Toar, SE. Proses pemungutan suara berlangsung tertib dengan pengawasan panitia serta partisipasi aktif masyarakat yang datang sejak pagi hari.

Dalam kontestasi tersebut, petahana Tatty Femmy Pangkey yang maju dengan nomor urut 1 berhadapan dengan calon penantang, Hj. Irma Aslah, nomor urut 2. Kedua kandidat bersaing untuk memperoleh kepercayaan masyarakat dalam memimpin Desa Waleure pada periode mendatang.

Tingginya partisipasi warga menjadi gambaran kuatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya demokrasi di tingkat desa. Warga tampak berbondong-bondong mendatangi TPS guna memberikan suara mereka secara langsung, umum, bebas, dan rahasia.

Pemilihan Hukum Tua kali ini dinilai memiliki arti strategis karena akan menentukan arah pembangunan dan kepemimpinan Desa Waleure selama delapan tahun ke depan. Oleh karena itu,masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara bijaksana demi kemajuan desa.

Sejumlah tokoh masyarakat Desa Waleure, yakni Demsy Lengkong, Freddy Massie, dan Novie Rakian, mengajak seluruh warga untuk menjaga suasana kondusif selama proses pemilihan berlangsung.

Sementara itu Ketua BPD Desa Waleure Ir Hansye Ventje Maleke yang juga pengurus Asosiasi Badan  Permusyawaratan Desa Nasional  (ABPEDNAS) mengatakan bahwa Proses Pilhut sangat diharapkan berjalan dengan baik, tertib dan menciptakan suasana kondusif karena inilah makna Proses Demokrasi di desa, Ucap Maleke.

Seperti yang di katakan para Tokoh Masyarakat juga menegaskan bahwa perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan dan kebersamaan masyarakat harus tetap menjadi prioritas.

“Pilhut Waleure harus berjalan dengan damai, aman, dan penuh semangat kekeluargaan. Itulah wujud demokrasi yang tertib, dewasa, dan bertanggung jawab,” ujar ketiganya.

Hingga proses pemungutan suara berlangsung, situasi di Desa Waleure terpantau aman dan kondusif. Masyarakat berharap hasil Pilhut nantinya dapat diterima seluruh pihak serta melahirkan pemimpin yang mampu membawa Desa Waleure semakin maju dan sejahtera.

DPT Waleure tercatat sebanyak 2069 Pemilih, Hingga berita ini turun, Suasana Proses Pilhut Desa Waleure Masih berlangsung dengan aman, damai dan Tertib.(MP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *