Bupati Michael Thungari Gerak Cepat Tangani Pascagempa, Prioritaskan Keselamatan dan Kebutuhan Warga

SANGIHE, detikgo.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mengoptimalkan upaya penanganan pascagempa melalui percepatan penyaluran bantuan logistik, penguatan layanan kesehatan, serta pendataan menyeluruh terhadap kondisi masyarakat terdampak. Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan proses pemulihan berjalan cepat, terarah, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., bersama Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Posyandu Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Cherry S. Thungari Soeyoenus, S.E., turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi masyarakat di sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Kampung Simueng, Bukide, Bentung, Lesabe I, dan Lesabe. Senin (15/06/2026).

Bacaan Lainnya
Bupati Michael Thungari turun langsung kondisibeberapa wilayah-wilayah terdampak gempa

Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan bahwa seluruh bantuan yang diberikan harus disalurkan secara tepat sasaran berdasarkan hasil verifikasi dan pendataan lapangan yang akurat.

Selain distribusi bantuan, pemerintah daerah juga melakukan pemantauan terhadap pelayanan kesehatan di Posyandu guna menjamin kebutuhan kelompok rentan, seperti bayi, balita, ibu hamil, dan lanjut usia, tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah warga. Masyarakat yang mengalami kerusakan berat diprioritaskan menerima bantuan berupa terpal, tikar, matras, serta paket kebutuhan pokok. Sementara itu, warga dengan kategori kerusakan sedang dan ringan tetap mendapatkan dukungan logistik sesuai kebutuhan masing-masing.

Kadis Kesehatan Daerah Kepulauan Sangihe dr. Handry Pasandaran, turut hadir memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak gempa

Dalam arahannya, Bupati Michael Thungari menegaskan kepada seluruh perangkat daerah dan tim lapangan agar bekerja cepat, terkoordinasi, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Jangan ada warga yang terlewat dari pendataan dan pelayanan. Pastikan seluruh bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan, serta terus lakukan pendampingan hingga proses pemulihan berjalan dengan baik,” tegas Bupati.

Bupati juga menginstruksikan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkuat koordinasi lintas sektor, mempercepat proses verifikasi data kerusakan, dan terus hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan kebutuhan serta kendala yang dihadapi warga.

Bupati Michael Thungari melihat langsung kerusakan rumah diakbatkan oleh gempa
  1. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya membangun kembali rumah dan fasilitas umum dengan memperhatikan standar konstruksi yang aman dan tahan terhadap risiko bencana, sehingga dapat meminimalkan dampak apabila terjadi peristiwa serupa di masa mendatang.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe masih terus melakukan validasi data kerusakan sebagai dasar penyusunan program rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan dilaksanakan melalui sinergi bersama pemerintah pusat dan instansi terkait.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari aparat pemerintah, tenaga kesehatan, relawan, aparat keamanan, hingga masyarakat yang tetap menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah situasi yang dihadapi.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menargetkan penyaluran bantuan kepada hampir 500 Kepala Keluarga terdampak dapat diselesaikan dalam waktu secepatnya, sehingga proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat dapat segera berlangsung secara optimal.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *