MINAHASA (Detikgo.com)– Kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Raringis, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, mulai memunculkan sejumlah figur yang menawarkan gagasan pembangunan berbasis kebutuhan masa kini. Salah satunya adalah Risky Rorong S,Sos calon Hukum Tua nomor urut dua yang mengusung konsep pelayanan modern melalui digitalisasi desa dan penguatan sistem keamanan lingkungan.
Pria berusia 38 tahun tersebut resmi maju dalam Pilhut Desa Raringis dengan membawa semangat “Pengabdian untuk Masyarakat”, sebuah visi yang menurutnya lahir dari dorongan keluarga, sahabat, serta keinginan pribadi untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kampung halamannya.

“Keputusan saya maju bukan semata-mata karena kontestasi politik, tetapi karena adanya harapan dari keluarga dan masyarakat yang menginginkan perubahan serta kemajuan desa.
Saya ingin mengabdikan diri dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga tanpa membedakan latar belakang apa pun,” kata Risky saat dijumpai redaksi di rumahnya, Senin (15/6/2026).
Suami dari Nina Pantow itu menilai perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
Karena itu, salah satu program unggulan yang ditawarkannya adalah pengembangan Desa Digital, yang mencakup sistem informasi dan administrasi berbasis teknologi.
Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien.
Selain itu, pemerintah desa juga akan didorong untuk memperluas akses internet bagi warga guna mendukung aktivitas pendidikan, usaha, hingga pelayanan publik.
“Teknologi sudah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat. Saya ingin Desa Raringis mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui sistem pelayanan yang modern dan mudah diakses oleh seluruh warga,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada digitalisasi, Risky juga menaruh perhatian terhadap aspek keamanan dan ketertiban masyarakat termasuk membantu Warga yang terkena musibah Duka membantu dana pribadi Rp 1 Juta rupiah.
Ia berencana membangun jaringan pengawasan berbasis kamera CCTV di sejumlah titik strategis desa sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.
Menurutnya, lingkungan yang aman dan kondusif merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan desa dalam berbagai sektor.
“Keamanan harus menjadi prioritas. Dengan pemasangan CCTV di titik-titik tertentu, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan aktivitas sehari-hari bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Pemilihan Hukum Tua Desa Raringis sendiri akan diikuti oleh 888 pemilih yang telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Menghadapi pesta demokrasi desa tersebut, Risky mengaku siap bersaing secara sehat dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara bijak demi menentukan arah pembangunan Desa Raringis pada masa mendatang.
“Jika dipercaya memimpin, saya akan bekerja sepenuh hati untuk mewujudkan Desa Raringis yang lebih maju, modern, aman, dan mampu menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.





