Hangatnya Ketupat dan Silaturahmi di Tidore, Bupati Sangihe Tekankan Nilai Persatuan

SANGIHE, detikgo.com – Perayaan Hari Raya Ketupat yang dirangkaikan dengan Halal Bi Halal di Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, Sabtu (28/03/2026), berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Momentum ini menjadi ruang mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan masyarakat pasca Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, jajaran Forkopimda, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran pemerintah daerah pun disambut antusias oleh warga yang memadati lokasi kegiatan.

Bacaan Lainnya
Suasana Perayaan Hari Raya Ketupat di Kelurahan Tidore Kecamatan Tahuna Timur

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan perayaan tersebut. Ia menilai, kegiatan seperti ini memiliki makna penting dalam menjaga keharmonisan sosial.

“Perayaan Hari Raya Ketupat dan Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi momen mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Thungari.

Bupati juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kreativitas warga, khususnya dalam lomba lampu hias yang dinilai mampu mempercantik wajah Kelurahan Tidore. Ia bahkan menyebut suasana yang tercipta terasa berbeda dan begitu memukau.

“Saat malam takbiran kami melintas di wilayah ini, suasananya begitu indah. Tidore tampak bercahaya dan menghadirkan nuansa seperti di kota-kota besar,” ungkapnya.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, memberikan sambutan

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati memberikan tambahan hadiah bagi para pemenang lomba. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan-kegiatan masyarakat yang berdampak positif bagi kebersamaan dan pembangunan sosial.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak membeda-bedakan wilayah dalam pembangunan. Menurutnya, seluruh daerah di Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki peran yang sama pentingnya.

“Tidak ada wilayah yang dianaktirikan. Semua adalah bagian dari keluarga besar Sangihe yang harus kita jaga dan perhatikan bersama,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan serta saling memaafkan sebagai inti dari perayaan Halal Bi Halal.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Daerah, saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dan semakin mempererat persaudaraan kita,” pungkasnya.

Perayaan ini pun menjadi simbol kuat bahwa tradisi, kebersamaan, dan nilai-nilai persatuan tetap hidup dan terjaga di tengah masyarakat Kepulauan Sangihe.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *