Tim KKN-PPM UGM Seri Bunaken 2025 melaksanakan program kerja “Eco Scent” pada Jumat (18/07/2025) di Kantor Kelurahan Bunaken, Sulawesi Utara.
Program ini diinisiasi oleh Antonia Elena Listya Araminta, Duta Lingkungan Yogyakarta 2025 sekaligus anggota Klaster Saintek, yang ingin menghadirkan solusi kreatif untuk mengatasi permasalahan limbah rumah tangga di masyarakat.

“Eco Scent” mengajak warga mengolah limbah rumah tangga menjadi lilin aromaterapi yang ramah lingkungan, bermanfaat, dan bernilai ekonomis. Elena menjelaskan bahwa ide ini lahir dari kepeduliannya terhadap masalah limbah, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.
“Sebagai Duta Lingkungan, saya merasa
punya tanggung jawab untuk membawa edukasi lingkungan yang praktis dan bisa langsung diterapkan. Di sini saya melihat potensi besar, karena limbah dapur yang biasanya dibuang ternyata bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Di sisi lain, hasil dari kegiatan ini dapat dijual kepada turis, sehingga bermanfaat bagi perekonomian dan pariwisata di sini,” tuturnya.

Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK, perangkat kelurahan, dan warga sekitar. Peserta diajak untuk memahami konsep lilin aromaterapi dari bahan-bahan lokal. Proses pembuatan dilakukan secara langsung, sehingga warga dapat mempraktikkannya dan membawa pulang hasil olahan mereka. Suasana berlangsung interaktif, penuh canda, dan diselingi tanya-jawab seputar tips pengelolaan limbah minyak jelantah.
Warga tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan. Beberapa bahkan langsung membayangkan menjadikannya peluang usaha kreatif.
“Wanginya enak sekali dan ternyata
gampang membuatnya. Ini nanti bisa dituang ke gelas-gelas atau cangkang kerang supaya lebih cantik,” ujar para peserta.
Bagi banyak warga, kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Kegiatan ini pun mendapatkan dukungan penuh dari Lurah Bunaken, Ronny Caroles, karena dirasa sangat tepat sasaran bagi para ibu dan memiliki manfaat untuk kedepannya bahkan setelah tim KKN meninggalkan Bunaken.
Melalui “Eco Scent”, Elena berharap warga Bunaken semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga yang bijak dan kreatif. Ia juga menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama dan dapat dimulai dari rumah kita sendiri.
“Semoga ini menjadi langkah awal untuk membangun budaya ramah lingkungan di Bunaken. Saya ingin Bunaken tidak hanya terkenal karena keindahan bawah lautnya, tetapi juga karena kebersihan dan kesehatan lingkungannya,” pungkasnya.
Penulis: Antonia Elena Listya Araminta





