MANADO, detikgo.com – Wawu Cemilan, Brand UMKM kebanggaan Minahasa Utara, kembali mencetak prestasi membanggakan. Lulus dari program Wanua BI 2024, Wawu Cemilan menunjukkan inovasi luar biasa di dunia kuliner lokal dengan memproduksi rempeyek khas Sulawesi Utara yang mengangkat cita rasa unik seperti ikan roa dan cakalang.
Tak hanya itu, pada tahun 2024, Wawu Cemilan juga meraih Penghargaan Siddakarya untuk kategori Perusahaan Berkembang yang diberikan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Utara. Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan Wawu Cemilan dalam memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja.

Hal ini diungkapkan oleh CEO Wawu Cemilan Olvita Runtuwene disela-sela kegiatan Grand Opening Gerai Waesa yang dilaksanakan di Taman God Bless Park Manado, Kamis (05/12/2024).
Sebagai bagian dari komunitas Waesa, Wawu Cemilan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Sulawesi Utara. Dengan visi “diberkati untuk memberkati,” Wawu Cemilan tidak hanya berkomitmen menghadirkan produk berkualitas tinggi tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal dan melestarikan budaya kuliner daerah.

“Penghargaan ini adalah langkah awal dari perjalanan besar kami. Kami ingin membawa produk khas Sulawesi Utara, khususnya rempeyek, ke pasar nasional bahkan internasional,” ujar CEO Wawu Cemilan Olvita Runtuwene
Ditambahkannya, Wawu Cemilan yang didirikan pada tahun 2022 dan diformalisasi menjadi PT pada tahun 2023, merupakan produk unggulan dari PT Bibles Berkat Jaya yang memproduksi rempeyek inovatif dengan sentuhan rasa khas Sulawesi Utara. Dengan strategi pemasaran modern dan standar produksi berbasis 5S, owner yang dikenal ramah ini berharap dapat menjadikan Wawu Cemilan sebagai Duta Kuliner Indonesia di kancah global.(*/SPAN)





