MINAHASA (detikgo.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terus mendorong percepatan pembangunan sektor sanitasi melalui penguatan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menghadirkan layanan sanitasi yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) melalui Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si., di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Kamis (9/7/2026).

Audiensi diikuti jajaran kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Bappelitbangda, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Tim PFI Implementasi BPBPK Sulawesi Utara.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta melakukan evaluasi terhadap kondisi sanitasi di Kabupaten Minahasa sekaligus mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan program. Sejumlah rekomendasi dan langkah strategis juga dibahas guna mempercepat peningkatan kualitas layanan sanitasi di daerah.

Sekda Minahasa, Lynda D. Watania, menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten sangat bergantung pada sinergi seluruh perangkat daerah serta dukungan para pemangku kepentingan. Menurutnya, pembangunan sanitasi merupakan program lintas sektor yang membutuhkan koordinasi dan kolaborasi secara berkesinambungan.
Ia berharap audiensi tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, sekaligus membangun komitmen bersama agar implementasi program sanitasi berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Pemkab Minahasa optimistis, melalui sinergi yang semakin solid antar-OPD, berbagai program dan kebijakan di bidang sanitasi dapat direalisasikan secara tepat sasaran.

Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan aman, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Selain itu, implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten diharapkan mendukung pencapaian target Sanitasi Aman sebagaimana tertuang dalam arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minahasa.
Dengan demikian, dokumen SSK tidak hanya menjadi acuan perencanaan, tetapi juga diwujudkan dalam program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Red)





