LANGOWAN(detikgo.com)- Wacana RS Dora Marie Sigar dan Pembangunan Gedung Perpustakaan Dr Soemitro Djojohadikusumo di Langowan sudah digaungkan, dan dibahas dalam diskusi kecil Oleh Tokoh Masyarakat Langowan Sejak Presiden Terpilih RI ke-8 Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto Maju Pilpres pertama kali tahun 2009.
Hal tersebut dibenarkan juga oleh Bendahara Panitia Pemekaran Kota Langowan (P2KL) yang kala itu di tahun 2009 menjabat sebagai Direktur Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Noongan Dr Greity Ingrit Giroth . M.KES, SPKKLP. Selasa 29 Okt 2024.
Memang benar, Wacana Nama RSUD Noongan menjadi RSUD Dora Marie Sigar sudah sering kami bahas dan diskusikan saat itu ketika Presiden RI ke-8 Jenderal TNI Purn) Prabowo Subianto Tuama Langowan maju pertama kali sebagai Cawapres RI di Pilpres tahun 2009, Ujarnya saat dihubungi redaksi detikgo.com
Bermula ketika pertama kali Tuama Langowan Prabowo Subianto maju di Pilpres Tahun 2009 sebagai Cawapres RI berpasangan dengan Capres RI Megawati kala itu, maka ada dua wacana yang dibicarakan oleh tokoh-tokoh masyarakat langowan. Ke dua wacana tersebut, yaitu penggantian nama RSUD Noongan menjadi RSUD Dora Marie Sigar dan Pembangunan Gedung Perpustakaan Dr Soemitro Djojohadikusumo yang juga ayahanda tercinta Presiden Terpilih RI Prabowo Subianto.
Ide awal mendirikan Gedung Perpustakaan Dr Soemitro Djojohadikusumo di langowan juga disampaikan saat Pertemuan keluarga di Langowan kala itu kunjungan Tokoh Nasional asal langowan yang juga wartawan Nasional Joppy Lasut bertemu dengan Bonny Pandeiroot, Recky Supit dan Michael Pandeiroot di langowan.
Dari diskusi kecil keluarga saat itu tujuan untuk mendirikan Gedung Perpustakaan Dr Soemitro, mengingat Jika Prabowo Subianto terpilih Wapres RI di Tahun 2009, maka pembangunan Gedung Perpustakaan Dr Soemitro Djojohadikusumo di Langowan dapat cepat terwujud.
Begitu pun wacana penggantian nama RSUD Noongan menjadi RSUD Dora Marie Sigar mengemuka saat itu, seandainya Prabowo pada waktu itu menang di Pilpres 2009.
Jadi pemberitaan terkait wacana penggagas pergantian Nama RSUD Noongan menjadi RSUD Dora Marie Sigar sah-sah saja dan bukan baru kemarin di diskusikan dan diperbincangkan. sudah masuk agenda pembicaraan jauh hari sejak Tuama Langowan Prabowo Subianto Maju Pilpres 2009, Apa lagi pada waktu itu, Panitia Pemekaran Kota Langowan (P2KL) juga sudah menyiapkan konsep nama-nama jalan di langowan yang diambil dari nama-nama tokoh masyarakat asal langowan yang memiliki nilai Historis dengan Langowan, dan hal tersebut juga di akui oleh Ketua P2KL Jefry Pay yang dikenal sebagai Wartawan Senior di Sulut yang getol memperjuangkan Langowan Jadi Kota bersama tokoh Masyarakat langowan lainnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Salah satu tokoh masyarakat langowan yang juga Perwira Aktif Di Polda Sulut Dr AKBP Jameson Bokko SH, MH, bahwa Wacana penggantian nama RSUD Noongan Jadi RSUD Dora Marie Sigar sudah dibahas dan dibicarakan sejak Pilpres pertama kali bergulir Tahun 2009, dimana Prabowo Subianto maju sebagai Cawapres Kala Itu.
Menurutnya, Penggantian Nama RSUD Noongan menjadi Nama RSUD Marie Dora Sigar sudah jauh hari dibahas, walau sifatnya masih dalam diskusi kecil di internal tokoh masyarakat langowan, baik di Panitia Pemekaran Kota Langowan (P2KL) yang diketua Jefry Pay, Sekertaris Dr Jefry Raturandang dan Bendahara Dr Inggrid Giroth termasuk Forkonas P2KL, kata Dr Jameson Bokko yang juga sebagai Penggagas dan pendiri awal pembangunan Taman Cita Waya Langowan dan Patung penginjil Swarzs Langowan kala itu masih terbuat dari Beton sebelum di ganti dengan replika Patung lebih mewah dan menjadi ikon langowan dan Sulut, dimana Patung Penginjil Swarzs tersebut Terbuat dari Tembaga sumbangan pribadi oleh Menteri Pertahanan RI Kala itu Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto kepada kampung ibunda tercinta.
Harapan Masyarakat Langowan, semoga apa yang dibicarakan sejak Tahun 2009 oleh berbagai Tokoh Masyarakat Langowan, baik yang tinggal di langowan mau pun di luar langowan dapat terwujud impian langowan menjadi Kota.
Begitu pun janji Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto saat pulang kampung jelang Pilpres 14 February 2024 lalu, akan dibangunnya Sekolah unggulan di Langowan sebagai wujud kecintaan Prabowo kepada Kampung ibunda tercinta Marie Dora Sigar dapat segera terwujud. (Red).





