Djafar Badjeber Ajak Elemen Bangsa Olah Raga Solusi Polarisasi Dan Pembelahan

JAKARTA (detikgo.com)- Politisi Kawakan Nasional yang dikenal low profile, merakyat dan dikenal kritis dalam kancah politik nasional H Djafar Badjeber MSi, mengajak para elit dan elemen bangsa, untuk berolah raga sebagai solusi polarisasi, dan pembelahan menjelang Politik Pilpres 2024 yang akan datang, Selasa 25 /10.

Ajakan tersebut didasari dengan melihat fenomena yang terjadi dan dirasakan dalam Aroma politik sejak tahun 2019 sampai saat ini, masih menjadi residu. Sepertinya tidak habis-habisnya digoreng. Berbagai narasi, framming dan diksi provokatif dan pembelahan bangsa ditengah masyarakat terus menghantui.

Bacaan Lainnya

Ruang publik disuguhi narasi cebong, kadrun, politik aliran, intoleran, fitnah, hoax yang bikin miris. Sebenarnya mau kemana kita ini, Ujarnya, Penuh Tanya. Lantas apakah cara-cara begini, akan kita legacy-kan kepada generasi mendatang?. Mulai saat ini hentikan cara kampungan dan tidak terhormat.

Pemilu dan Pilpres 2024 masih cukup lama, akan tetapi suasana politik mulai hingar- bingar, pengap, bising, ribut.

Ada pihak yang menyerang membabi buta kepada partai tertentu. Demikian juga serangan kepada calon presiden justru sangat sadis, murahan, mengada-ngada, dan karangan belaka. Calon Presiden Prabowo Subianto , Puan Maharani, Ganjar, Anies, Airlangga, dll adalah saudara sebangsa kita juga. Bila ada yang mau dukung, silahkan! Jangan sakiti hati mereka, barangkali TUHAN tentukan salah satu dari mereka yang akan menjadi pemimpin kita ke depan.

Kita bisa terhindar dari perbuatan tidak sehat, dan tidak mendidik itu, manakala kita giat berolah raga. Melalui olah raga akan muncul jiwa sportivitas. Olah raga adalah olah tubuh sehingga akan muncul fikiran sehat dan positif thinking, sehingga atmosfir politik menjadi konstruktif . Dengan cara pandang positif itulah sumbangsih kita kepada bangsa dan negara.

Jalur olah raga menciptakan Pikiran bersih, andai kalah dalam bertanding akan diterima dengan jiwa besar. Sebab dengan olah raga melalui pertandingan, bukan permusuhan. Disitu akan di uji kemampuan, ketangkasan dan skill masing-masing. Untuk menggapai semua itu, diperlukan latihan keras dan disiplin . Politik pun demikian, visi- misi dan program menjadi parameter utama untuk dipertimbangkan oleh rakyat pemilih.

Kalau pertandingan berarti ada lawan. Lawan dalam olah raga bukan musuh. Setelah selesai pertandingan, maka akan salam- salaman. Bahkan lawan tanding bisa menjadi sahabat dekat dan bisa berlangsung lama, bahkan sampai seumur hidup .

Olah raga banyak keistimewaannya. Mempersatukan dunia. Meskipun dalam hal tertentu ada perbedaan , tetapi saat masuk dunia olah raga, maka perbedaan ( permusuhan ) bisa sirna saat itu. Yang ada, adalah pertandingan- bukan permusuhan . Berkompetisi secara sehat dan elegan .

Contohnya peperangan antar satu negara dengan negara lain, itu disebut musuh. Sekalipun ada peperangan antar negara, ada batas- batas yang diatur Persatuan Bangsa-Bangsa ( PBB ) , bahkan dalam agama-pun mengaturnya mana yang tidak boleh disentuh atau dibunuh.

Coba kita biasakan bertanding dalam olah raga, pasti berlangsung sportif. Andai kata kita tidak sportif maka wasit , juri, dan penonton akan ” menghukum” pihak yang tidak sportif. Begitulah dunia olah raga, bahwa sportifitas sangat dijunjung tinggi .

Jika Pemilu dan Pilpres dipandang semacam olah raga, maka semua pihak pasti sportif. Tidak ada ketidak adilan, kerugian, pembohongan, kecurangan, dan serta kezoliman dan fitnah karena sudah tertanam nilai sportifitas.

Saking pentingnya sportifitas, maka bagi yang tidak jujur akan dijatuhkan punishment ( hukuman ) .
Olehnya mulai besok kita biasakan berolah raga, sebab akal yang sehat ada dalam badan yang sehat, tutur pimpinan DPRD DKI Jakarta Periode 1999-2014 inim

Di akhir Tulisannya, Mantan Anggota MPR RI Periode 1987-1992 berpesan, Jaga Indonesia, Kita adalah Saudara Se Bangsa dan Se Tanah Air, dan mari kita saling menghormati pilihan saudara sekalian. Ingatlah 1 (satu) hal, kita boleh berbeda, tapi kita harus menjaga Persatuan dan kesatuan bangsa di atas segalanya, Ujar Badjeber.(Penulis/Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *