BOLAANG MONGONDOW TIMUR, detikgo.com – Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., memberikan keterangan terkait aktivitas penambangan di lokasi Panang, Kecamatan Kotabunan, yang sempat viral di media sosial.
Sebelumnya, media Pena Bicara pada Kamis (29/10/2026) memberitakan tentang tewasnya seorang penambang berinisial AO alias Alfian di lokasi Labotori, Panang, pada 25 Oktober 2026.
Menanggapi pemberitaan tersebut, Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., dalam pesan tertulisnya menjelaskan bahwa aktivitas penambangan rakyat di Panang sudah ada sejak lama dan merupakan mata pencaharian masyarakat setempat.
“Penambangan rakyat secara manual di Panang sudah ada dari zaman Belanda sampai sekarang ini dan itu sudah merupakan mata pencarian masyarakat Boltim sejak dahulu, di mana 80 persen penambang,” ujar Kapolres Boltim, Kamis (29/10/2026).
Kapolres juga menghimbau kepada rekan-rekan wartawan, khususnya wartawan di Sulawesi Utara, agar bijak dalam menulis berita terkait aktivitas penambangan tersebut karena menyangkut hajat hidup orang banyak dalam mencari nafkah.
“Mengenai kejadian meninggalnya penambang rakyat yang secara manual, sudah kita lidik dan proses lanjut sesuai prosedur,” pungkasnya.





