MINAHASA, (DETIKGO.COM)— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Minahasa mulai memperkuat konsolidasi internal untuk menghadapi Pemilu 2029. Di bawah kepemimpinan Perly George Steven Pandeiroot, partai tersebut memasang target ambisius meraih 16 kursi DPRD Kabupaten Minahasa pada pemilu mendatang.
Langkah konsolidasi itu dilakukan melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC Partai Gerindra Kabupaten Minahasa yang digelar pada Sabtu 24/10. Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra dari 25 kecamatan, perwakilan sayap partai, anggota DPRD Kabupaten Minahasa, serta simpatisan Gerindra.
Pelaksanaan Rakercab tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah pengurus PAC, khususnya jajaran Gerindra di wilayah Langowan Raya. Mereka menilai kepemimpinan Perly Pandeiroot, yang akrab disapa PGSP, telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan partai di Kabupaten Minahasa. Selasa,27/10.

Ketua PAC Gerindra Kecamatan Langowan Barat, Jimrif Sumigar, yang juga menjabat Ketua Tosbro 08 Langowan Raya, menyebut kepemimpinan Perly Pandeiroot sebagai salah satu faktor penting dalam perkembangan Gerindra di Minahasa.
Menurut Jimrif, capaian Gerindra pada Pemilu Legislatif 2024 menjadi salah satu indikator perkembangan tersebut. Partai Gerindra berhasil meraih delapan kursi DPRD Kabupaten Minahasa dari enam daerah pemilihan (dapil), sekaligus menempatkan satu wakil di DPRD Provinsi Sulawesi Utara melalui dapil Minahasa–Kota Tomohon.
“Capaian tersebut membuktikan bahwa manajemen PGSP berhasil membawa kemajuan bagi Partai Gerindra di Kabupaten Minahasa,” ujar Jimrif.
Ia menilai pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi Gerindra untuk memperkuat posisi politiknya menjelang kontestasi 2029.
Pengurus PAC Optimistis Target 16 Kursi
Apresiasi terhadap kepemimpinan Perly Pandeiroot juga disampaikan Ketua PAC Gerindra Kecamatan Langowan Selatan, Silvia Malingkonor. Ia menilai Perly merupakan figur muda yang memiliki kemampuan memimpin, komunikatif, dan tegas dalam mengelola organisasi partai.
Menurut Silvia, karakter kepemimpinan tersebut menjadi salah satu modal untuk memperkuat soliditas kader dan memperluas dukungan masyarakat.
Sementara itu, Ketua PAC Gerindra Kecamatan Langowan Timur,DJonie Wangke, menilai target perolehan 16 kursi DPRD Kabupaten Minahasa pada Pemilu 2029 merupakan agenda politik yang perlu dipersiapkan melalui penguatan organisasi dan kerja nyata di tengah masyarakat.

DJonie menyebut keberhasilan Gerindra meraih delapan kursi DPRD Kabupaten Minahasa pada Pemilu 2024 serta menempatkan kadernya sebagai salah satu unsur pimpinan DPRD menjadi modal untuk meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang.
Ia juga menyinggung kemenangan pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024 di Kabupaten Minahasa sebagai salah satu capaian politik yang menjadi landasan optimisme kader.
“Target yang dicanangkan melalui Rakercab ini memiliki dasar. Dengan pengelolaan partai yang baik dan konsolidasi yang kuat, kami optimistis Gerindra dapat meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029,” Ucapnya.
Figur Muda dan Kedekatan dengan Masyarakat
Dukungan serupa disampaikan Ketua PAC Gerindra Kecamatan Langowan Utara, Felix Tulangow. Ia mengungkapkan bahwa ketertarikannya bergabung dengan Gerindra tidak hanya didorong oleh kekagumannya terhadap Prabowo Subianto dan Partai Gerindra tetapi juga oleh kehadiran sosok muda Perly Pandeiroot sebagai pemimpin partai di tingkat kabupaten.

Felix menilai kedekatan dengan masyarakat merupakan aspek penting dalam membangun kekuatan partai. Menurut dia, pemimpin partai perlu hadir langsung di tengah masyarakat, memahami kebutuhan warga, serta membangun komunikasi yang berkelanjutan.
Ia pun menilai gaya kepemimpinan Perly yang dinilai aktif turun ke lapangan menjadi salah satu faktor yang mendorong keyakinannya terhadap masa depan Gerindra di Minahasa.
Perly Pandeiroot dan Tantangan Menuju 2029
Perly Pandeiroot selain fasih bahasa asing dikenal sebagai pengusaha yang memiliki pengalaman berorganisasi sejak masa pendidikan hingga perguruan tinggi. Latar belakang tersebut menjadi bagian dari profilnya dalam memimpin organisasi politik di Kabupaten Minahasa.
Dengan target peningkatan perolehan kursi dari delapan menjadi 16 kursi DPRD Kabupaten Minahasa, Gerindra kini menghadapi tantangan untuk menerjemahkan optimisme kader menjadi strategi politik yang terukur.
Penguatan struktur partai, konsolidasi antarkader, serta kedekatan dengan masyarakat akan menjadi faktor penting dalam perjalanan Gerindra Minahasa menuju Pemilu 2029.
Rakercab Gerindra Kab Minahasa tersebut menjadi salah satu momentum konsolidasi organisasi untuk mempersiapkan agenda politik partai sekaligus memperkuat kesiapan kader menghadapi kontestasi mendatang.(MGP)





