SANGIHE, detikgo.com — Sebanyak 30 pelajar terbaik Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung khidmat di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, Sabtu malam (15/08/2026).
Terdiri atas 15 putra dan 15 putri, para anggota Paskibraka ini merupakan pelajar pilihan yang telah melewati proses seleksi dan pembinaan. Mereka dipercaya mengemban tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Gelora Santiago, Tahuna Timur, Senin (17/8/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menyampaikan bahwa pengukuhan Paskibraka bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan membentuk karakter generasi muda.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga sebuah kehormatan dan tanggung jawab. Kalian dipercaya membawa nama baik keluarga, sekolah dan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Karena itu, laksanakan tugas ini dengan penuh disiplin, tanggung jawab dan ketulusan,” ujar Bupati.
Bupati juga mengingatkan para anggota Paskibraka agar menjadikan proses yang telah mereka jalani sebagai pengalaman berharga dalam membangun karakter.
“Apa yang kalian pelajari selama menjalani pembinaan, seperti disiplin, kekompakan, kerja sama dan tanggung jawab, jangan berhenti setelah tugas ini selesai. Jadikan semuanya sebagai bekal untuk meraih cita-cita dan menjadi generasi yang membanggakan daerah serta bangsa,” pesannya.
Menurut Bupati, tugas mengibarkan Sang Merah Putih memiliki makna yang sangat dalam. Di balik setiap langkah dan gerakan dalam prosesi pengibaran bendera terdapat penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan Indonesia.
Karena itu, Bupati meminta seluruh anggota Paskibraka menjaga kesehatan, kekompakan dan konsentrasi hingga pelaksanaan upacara.
“Jaga kekompakan, jaga kesehatan dan tetap fokus. Jangan anggap tugas ini sebagai beban, tetapi sebagai kesempatan untuk memberikan yang terbaik bagi Sangihe dan Indonesia. Laksanakan tugas dengan hati yang teguh dan penuh rasa cinta kepada tanah air,” lanjutnya.
Sebagai daerah kepulauan yang berada di wilayah perbatasan dan menjadi salah satu beranda terdepan NKRI, Sangihe memiliki harapan besar terhadap generasi mudanya. Menurut Bupati, kemajuan daerah ke depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang memiliki karakter, kompetensi dan semangat kebangsaan.
Bupati pun berharap 30 anggota Paskibraka dapat menjadi teladan bagi pelajar lainnya serta terus mengembangkan potensi diri setelah menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka.
“Kalian adalah bagian dari generasi penerus Sangihe. Tunjukkan bahwa anak-anak Sangihe mampu berprestasi, mampu bersaing dan mampu memberikan yang terbaik untuk daerah dan negara. Jadilah generasi yang tidak hanya membanggakan hari ini, tetapi juga menjadi harapan Sangihe di masa depan,” tutur Michael Thungari.
Pengukuhan tersebut ditutup dengan pesan agar seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh kehormatan dan menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme.
Kini, 30 putra-putri terbaik Sangihe siap menjalankan amanah pada momentum bersejarah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kibarkan Merah Putih dengan gagah. Jalankan tugas dengan disiplin, kehormatan dan jiwa nasionalisme. Jadilah kebanggaan Sangihe dan Indonesia,” pungkas Bupati.





