Polda Sulut Tingkatkan Kompetensi Humas Lewat Pelatihan AI, Personel Dibekali Fotografi dan Videografi Digital

Pelatihan Kehumasan Polri tentang Fotografi dan Videografi Berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi satker humas Polres de Sulut (ist)

MANADO, detikgo.com – Polda Sulawesi Utara memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kehumasan dengan menggelar Pelatihan Kehumasan Polri tentang Fotografi dan Videografi Berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan yang berlangsung di Graha Dotulong SPN Polda Sulut ini diikuti perwakilan personel seluruh satuan kerja (Satker) Polda Sulut serta jajaran Humas Polres se-Sulawesi Utara.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 14–16 Juli 2026, dan dibuka secara resmi oleh Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso, didampingi Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

Bacaan Lainnya
Foto bersama peserta Pelatihan Kehumasan Polri tentang Fotografi dan Videografi Berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi satker humas Polres de Sulut (ist)

Dalam sambutannya, Kombes Pol Amin Litarso menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah mengubah pola produksi, distribusi, hingga konsumsi informasi di tengah masyarakat. Kondisi tersebut menuntut fungsi Humas Polri mampu beradaptasi dengan cepat agar komunikasi publik tetap efektif, akurat, dan terpercaya.

“Kita tidak hanya berhadapan dengan media konvensional, tetapi juga lompatan teknologi digital berupa Artificial Intelligence yang secara masif mengubah cara konten diproduksi, disebarkan, sekaligus dimanipulasi. Polri dituntut membangun sistem komunikasi publik yang cepat, akurat, dan adaptif terhadap teknologi,” ujar Amin Litarso.

Ia menekankan bahwa Humas Polri kini tidak lagi sekadar menjalankan fungsi pendukung, melainkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kredibilitas institusi sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di ruang digital.

Karena itu, pemanfaatan teknologi AI harus dilakukan secara profesional, etis, dan bertanggung jawab. Teknologi tersebut, kata Amin, seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dokumentasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat, bukan untuk menghasilkan konten yang menyimpang dari fakta.

“Gunakan AI untuk memperkuat kualitas dokumentasi dan komunikasi publik yang profesional,” tegasnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari optimalisasi penggunaan smartphone sebagai perangkat produksi konten, teknik kurasi visual, fotografi, videografi, hingga proses penyuntingan menggunakan berbagai platform modern berbasis AI.

Melalui kegiatan ini, Polda Sulut berharap seluruh personel Humas semakin mampu menghasilkan konten informasi yang kreatif, akurat, informatif, dan terpercaya, sekaligus memperkuat strategi komunikasi publik Polri dalam menghadapi dinamika era digital yang terus berkembang.

Pelatihan kehumasan berbasis AI ini juga menjadi bagian dari upaya transformasi digital Polri untuk menghadirkan pelayanan informasi publik yang lebih cepat, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(Steven)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *