MINAHASA (detikgo.com)– Sebanyak 128 Hukum Tua hasil Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di Kabupaten Minahasa resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Kab Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., dalam prosesi yang berlangsung di Wale Ne Tou Minahasa, Selasa (14/7/2026).

Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa pengabdian para kepala desa terpilih untuk memimpin dan menjalankan roda pemerintahan di desa masing-masing sesuai amanah masyarakat.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Minahasa tentang pengangkatan Hukum Tua terpilih, dilanjutkan pembacaan pakta integritas, pengambilan sumpah dan janji jabatan, penandatanganan berita acara, penyematan tanda jabatan, serta penyerahan Surat Keputusan kepada seluruh Hukum Tua yang dilantik.

Kegiatan itu turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Denny Mangala, M.Si., mewakili Gubernur Sulawesi Utara, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Minahasa, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, jajaran pemerintah daerah, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga para Hukum Tua.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat.

Menurutnya, jabatan Hukum Tua merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh warga desa.
“Sumpah dan janji yang saudara ucapkan hari ini bukan sekadar rangkaian kata-kata, melainkan ikrar suci yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Amanah ini harus dijalankan dengan hati yang jujur, pikiran yang bijaksana, dan tindakan yang adil,” tegas Robby.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan dari besarnya kewenangan yang dimiliki. Karena itu, seluruh Hukum Tua diminta menjalankan pemerintahan desa secara profesional, transparan, akuntabel, serta bebas dari penyalahgunaan wewenang.

Bupati juga mengajak seluruh kepala desa mengakhiri seluruh dinamika politik yang terjadi selama pelaksanaan Pilhut dan kembali merangkul seluruh masyarakat.
“Kontestasi politik telah selesai. Hari ini tidak ada lagi perbedaan pilihan. Rangkullah seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik. Jadilah pemimpin yang mampu mempersatukan dan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, Robby menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah desa dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, kaum perempuan, pelaku UMKM, hingga seluruh elemen masyarakat agar pembangunan desa berjalan optimal.
Ia juga meminta pemerintah desa memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan selaras dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Robby, cita-cita mewujudkan Minahasa yang maju, mandiri, dan sejahtera hanya dapat dicapai apabila seluruh desa berkembang. Ia menilai kemajuan daerah harus dimulai dari desa, baik melalui penguatan ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, pelestarian budaya Minahasa, maupun pengembangan sektor pariwisata.
Karena itu, para Hukum Tua diminta menjadi motor penggerak pembangunan dengan mendukung program ketahanan pangan, gerakan sadar sampah, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan potensi lokal, serta menciptakan desa yang aman, sehat, bersih, dan sejahtera.

Menutup sambutannya, Bupati berpesan agar seluruh kepala desa meninggalkan warisan terbaik bagi masyarakat melalui kepemimpinan yang tulus dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Masyarakat mungkin tidak akan mengingat kapan seorang kepala desa dilantik ataupun pidato yang pernah disampaikan. Namun mereka akan selalu mengingat apakah pemimpinnya hadir saat mereka mengalami kesulitan, mendengar aspirasi mereka, dan benar-benar mengabdi dengan sepenuh hati,” katanya.
Sementara itu, mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Denny Mangala memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa, aparat keamanan, penyelenggara, dan seluruh masyarakat yang telah menyukseskan Pilhut serentak di 128 desa.
Ia menilai seluruh tahapan Pilhut berlangsung aman, damai, dan kondusif sehingga pelantikan para Hukum Tua dapat terlaksana dengan baik.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap para Hukum Tua yang baru dilantik mampu menjadi pemimpin yang mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, mempercepat pembangunan desa, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah menuju Sulawesi Utara yang semakin maju dan sejahtera. (MGP)





