Farry Sambeka Maju Calon Hukum Tua Winebetan Bawa Misi Persatuan, Usung Transparansi dan Kebangkitan Pertanian Desa

Profil Calon Hkm Tua Desa Winebetan Farry Rio Sambeka No Urut 1 (Doc Foto : Red)

LANGOWAN- (DETIKGO.COM) — Tekad untuk membawa perubahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat mendorong Farry Sambeka resmi maju sebagai calon Hukum Tua Desa Winebetan Kec Langowan Selatan, Kab Minahasa dalam pemilihan kepala desa yang akan datang. Selasa, 9 Juni 2026.

Pria berusia 36 tahun itu menyatakan keputusannya maju bukan semata-mata karena ambisi pribadi, melainkan dilandasi panggilan pengabdian kepada masyarakat serta dukungan penuh dari keluarga, khususnya sang istri, Rifilia Rawung, dan kedua orang tuanya.

Bacaan Lainnya

Menurut Farry, berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan warga menjadi alasan utama dirinya mengambil langkah untuk ikut dalam kontestasi kepemimpinan desa. Sejumlah persoalan mendasar seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan pemuda, hingga penguatan sektor pertanian menjadi fokus utama program yang diusungnya.

Calon Hkm Tua Desa Winebetan Farry Rio Sambeka Bersama Istri Tercinta Rifylia Rawung.(Doc Foto : Red)

“Saya ingin menjadi jembatan yang menyalurkan harapan dan kebutuhan masyarakat. Tujuan saya sederhana, bagaimana Desa Winebetan bisa berkembang lebih baik dan masyarakatnya semakin sejahtera, dengan semangat Persatuan” ujar Farry.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian khusus adalah pertanian. Mengingat sekitar 70 persen masyarakat Desa Winebetan menggantungkan hidup pada sektor tersebut, Farry menilai peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani harus menjadi prioritas pembangunan desa.

Selain pertanian, ia juga berkomitmen mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu strategi memperkuat perekonomian masyarakat serta menciptakan peluang usaha baru bagi warga.

Tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, Farry juga menaruh perhatian terhadap peran generasi muda dalam pembangunan desa. Ia berencana membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi pemuda agar dapat terlibat aktif dalam berbagai program pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam pencalonannya, Farry mengusung visi: “Terwujudnya Desa yang Maju, Transparan, Sejahtera, dan Mandiri melalui Pelayanan yang Jujur, Berintegritas, serta Berlandaskan Semangat Gotong Royong.”

Visi tersebut akan diwujudkan melalui delapan misi utama, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan budaya gotong royong, pembangunan infrastruktur desa, pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan UMKM, pemberdayaan pemuda, penciptaan lingkungan yang aman dan tertib, serta pengembangan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Farry menegaskan seluruh program yang dirancangnya lahir dari kebutuhan nyata masyarakat dan bukan sekadar janji politik.

“Saya hadir bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Jika diberikan amanah, saya akan bekerja dengan jujur, terbuka, dan selalu mengedepankan musyawarah demi kemajuan Desa Winebetan,” tegasnya.

Dengan dukungan keluarga, semangat pengabdian, serta program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, Farry Sambeka optimistis dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan masa depan Desa Winebetan yang lebih maju, mandiri, sejahtera dan dalam semangat Persatuan Desa. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *