Langowan Selatan – (detikgo.com) – Kontestasi pemilihan Hukum Tua Desa Kaayuran Bawah Kec Langowan Selatan Kab Minahasa semakin menarik perhatian masyarakat. Salah satu kandidat yang menjadi sorotan adalah Edwin Rewah, calon nomor urut satu Tokoh Muda yang mengusung visi pembangunan berkelanjutan, penguatan sektor pertanian, serta transformasi desa menuju era digital. Rabu, 3 Juni 2026
Sebagai putra asli Desa Kaayuran Bawah, Edwin Rewah dinilai memiliki pemahaman yang kuat terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat. Pengalamannya sebagai perangkat desa sejak tahun 2018 menjadi bekal penting dalam memahami berbagai persoalan, potensi, serta arah pembangunan desa ke depan. Hal tersebut disampaikan Saat redaksi detikgo mewawancarai di kediamanya di desa Kaayuran Bawah.

Dalam pencalonannya, Edwin menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan baru guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pembangunan desa harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga tanpa terkecuali,” ujar Edwin.
Fokus pada Pertanian dan Penciptaan Lapangan Kerja
Sektor pertanian menjadi perhatian utama dalam program kerja yang diusung Edwin Rewah. Mengingat sebagian besar warga Desa Kaayuran Bawah berprofesi sebagai petani, ia menilai penguatan sektor tersebut menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Melalui program pemberdayaan kelompok tani, peningkatan akses pemasaran hasil pertanian, hingga pemanfaatan teknologi pertanian yang lebih modern, Edwin berharap produktivitas petani dapat meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, ia juga berkomitmen membuka peluang lapangan kerja baru berbasis potensi lokal agar masyarakat memiliki sumber pendapatan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Dorong Pembangunan Balai Desa dan Layanan Digital
Di bidang infrastruktur, Edwin mencanangkan pembangunan balai desa yang representatif dan berada di lokasi strategis sehingga mudah diakses seluruh masyarakat. Fasilitas tersebut dirancang menjadi pusat pelayanan publik sekaligus ruang kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Tak hanya itu, Edwin juga membawa gagasan pengembangan desa digital sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui sistem berbasis teknologi informasi, warga diharapkan dapat memperoleh akses layanan administrasi dan informasi desa secara lebih cepat, transparan, dan efisien.
Empat Pilar Visi Pembangunan Desa
Untuk mewujudkan program tersebut, Edwin Rewah mengusung empat visi utama sebagai arah pembangunan Desa Kaayuran Bawah:
1. Ekonomi Kuat, Pertanian Maju
Mendorong pemberdayaan masyarakat dan peningkatan daya saing ekonomi desa dengan menjadikan sektor pertanian sebagai penggerak utama perekonomian warga.
2. Desa Bersih dan Sehat
Mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman melalui budaya gotong royong serta partisipasi aktif masyarakat.
3. Lingkungan Aman dan Tertib
Meningkatkan keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat guna menciptakan suasana desa yang kondusif bagi seluruh warga.
4. Pembangunan Berkelanjutan
Melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana yang telah ada serta menghadirkan fasilitas baru yang mendukung kemajuan desa secara berkelanjutan.
Siap Mengabdi untuk Kemajuan Desa
Selain aktif dalam pemerintahan desa, Edwin Rewah juga dikenal aktif dalam pelayanan gereja sebagai Pelayan Khusus. Bersama sang istri, Marina Lomboan, dan dua anak mereka, Edwin mengaku ingin membawa semangat pelayanan, integritas, dan pengabdian ke dalam kepemimpinan desa.
Dengan pengalaman birokrasi, pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat, serta program yang berfokus pada pertanian, pelayanan publik, dan pembangunan berkelanjutan, Edwin Rewah optimistis dapat membawa Desa Kaayuran Bawah menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera di masa mendatang. (MG)





