Antisipasi Gangguan Palapa Ring, Kominfo Sangihe dan Telkomsel Siapkan Jalur Radiolink

SANGIHE, detikgo.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ronald Lumiu, S.H., melakukan koordinasi dengan pihak Telkomsel Tahuna guna mengantisipasi potensi gangguan layanan telekomunikasi akibat rencana perbaikan kabel serat optik jaringan Palapa Ring wilayah tengah, khususnya pada segmen Tahuna–Melong.

Langkah koordinasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko agar layanan komunikasi dan internet bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe tetap berjalan normal selama proses perbaikan jaringan berlangsung.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kepulauan Sangihe mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Telkomsel Tahuna guna membahas langkah-langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas jaringan telekomunikasi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Kami melakukan koordinasi dengan Telkomsel agar selama proses perbaikan jaringan Palapa Ring tetap ada langkah antisipatif. Salah satu solusi yang dibahas adalah penerapan teknologi radiolink sebagai jalur alternatif agar layanan telekomunikasi tidak terganggu,” ujar Ronald Lumiu.

Ia menjelaskan, radiolink merupakan teknologi komunikasi yang memanfaatkan frekuensi radio atau gelombang mikro untuk mengirimkan data, suara, maupun video dari satu titik ke titik lainnya. Sistem ini dapat digunakan dalam pola point-to-point maupun point-to-multipoint, sehingga dapat menjadi solusi sementara ketika jaringan kabel serat optik mengalami gangguan.

Pihak Telkomsel juga merencanakan penerapan jalur radiolink yang menghubungkan beberapa wilayah, mulai dari Manado, Likupang, Pulau Gangga, Biaro, Tagulandang, Siau, hingga akhirnya mencapai wilayah Kepulauan Sangihe.

Selain itu, Dinas Kominfo juga meminta Telkomsel untuk membantu masyarakat dengan meningkatkan kapasitas bandwidth selama masa perbaikan jaringan agar kualitas layanan internet tetap terjaga.

“Kami berharap Telkomsel dapat menambah kapasitas bandwidth sehingga kualitas jaringan tetap stabil. Saat ini layanan internet sangat dibutuhkan masyarakat, baik untuk aktivitas pemerintahan, pendidikan, usaha, maupun komunikasi sehari-hari,” tambah Kadis Kominfo.

Hal senada juga disampaikan oleh Supervisor PT Megamitra Makmur Sentosa (MMS) Tahuna, Marthin Sangkuni sebagai mitra teknis. Ia menjelaskan bahwa kondisi serupa sebelumnya pernah terjadi pada jaringan fiber optik yang menghubungkan Ternate dan Manado.

Menurutnya, pada saat itu jalur radiolink juga digunakan sebagai langkah antisipasi agar layanan komunikasi tetap berjalan.

“Penggunaan radiolink sebenarnya bukan hal baru. Sebelum adanya jaringan fiber optik, akses internet banyak memanfaatkan jaringan point-to-point maupun point-to-multipoint dengan menggunakan frekuensi radio melalui transmisi sinyal radio,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pihak Telkomsel bersama mitra teknis akan berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe tetap dapat menikmati layanan telekomunikasi meskipun sedang dilakukan perbaikan pada jaringan serat optik.

“Kami akan berusaha agar masyarakat tetap mendapatkan sinyal dan layanan komunikasi tetap berjalan walaupun ada proses perbaikan pada kabel fiber optik,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap melalui koordinasi ini, layanan telekomunikasi dan internet bagi masyarakat tetap terjaga serta tidak mengalami gangguan berarti selama proses perbaikan jaringan Palapa Ring berlangsung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *