Minahasa Utara, detikgo.com – Politeknik Negeri Manado mengadakan Pelatihan Pengembangan Pembibitan Mangrove yang Terintegrasi dengan Penanaman Mangrove sebagai Bagian dari Paket Wisata di Desa Darunu, Minahasa Utara, pada Sabtu, 20 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan pelatihan yang dibuka oleh Hukum Tua Desa Darunu, Ruddy B. Jacobus, S.Pd, NL.P. ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Karang Taruna, serta mahasiswa Politeknik Negeri Manado.

Para pemateri yang memberikan pelatihan adalah:
- Hances Katiandagho: Pengenalan lingkungan mangrove dan teknik penanaman bibit mangrove.
- Jongky Kamagi: Pengembangan pembibitan mangrove sebagai daya tarik wisata.
- Youdy Gumolili: Identifikasi jenis-jenis mangrove.
- Margresye Rompas: Ekologi mangrove.

Pelatihan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Darunu dalam mengembangkan dan mengelola jalur mangrove (mangrove trail) di desa mereka. Dalam kesempatan ini, Politeknik Negeri Manado juga memberikan bantuan berupa 100 bibit mangrove serta peralatan untuk pembibitan.

Jongky Kamagi, sebagai penyelenggara, menyampaikan terima kasih kepada Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra. Maryke Alelo, MBA, atas kesempatan yang diberikan untuk menyelenggarakan pelatihan ini.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala P3M (Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat) Politeknik Negeri Manado, Rilya Rumbayan, Ph.D, atas dukungan pembiayaan melalui skema Pengabdian Berbasis Masyarakat.





