SORONG, detikgo.com – Meski belum resmi menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Barat Daya ( PBD) melalui jalur otonomi khusus, Robert Wanma telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat. Ia turun langsung memperbaiki jalan berlubang di kawasan simpang tiga lampu merah Rufei, Kota Sorong, yang selama ini dikeluhkan warga karena sering menjadi titik rawan kecelakaan.
“Saya mendapat telepon dari warga, melaporkan bahwa di simpang lampu merah Rufei sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan yang rusak parah. Maka saya ambil inisiatif melakukan penimbunan jalan itu,” ungkap Robert kepada wartawan, Sabtu (02/08/2025) di depan Swalayan SAGA Rufei, sekitar pukul 13.30 WIT.
Menurut pria yang akrab disapa “Kaka Roby” itu, kegiatan tersebut murni merupakan aksi sosial. Ia menegaskan tidak ada kepentingan politik maupun pencitraan di balik langkah yang diambilnya.
“Saya menggunakan dana pribadi untuk perbaikan jalan ini. Tidak ada tujuan mencari popularitas. Ini bentuk pelayanan dan kepedulian saya kepada masyarakat, seperti yang selalu saya lakukan sebelum menjadi anggota dewan,” tegasnya.
Robert juga mengaku telah berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Kota Sorong dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terkait perbaikan jalan. Ia menyampaikan dukungannya terhadap program pemerintah dan berharap agar perbaikan infrastruktur bisa menjadi prioritas bersama.
“Saya sudah sampaikan ke pemkot dan pemprov, agar lebih serius memperhatikan titik-titik jalan rusak. Saya percaya, jika semua pihak saling mendukung, pembangunan bisa berjalan baik,” ujar Robert.
Dalam pelaksanaan penimbunan jalan tersebut, Robert melibatkan warga sekitar sebagai tenaga kerja harian. Meski upah yang diberikan tidak besar, ia menyebut hal itu setidaknya bisa membantu memenuhi kebutuhan dasar para pekerja.
“Jangan kita bermimpi menaklukkan dunia, kalau dapur sendiri belum bisa ditaklukkan. Yang terpenting, kebutuhan dasar keluarga terpenuhi dulu,” ujarnya sambil tersenyum.
Robert juga menyerukan kepada Pemkot Sorong agar lebih tegas terhadap pengusaha, khususnya pemilik toko dan pasar modern, untuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar.
“Saya minta agar diterbitkan surat edaran bagi pemilik usaha. Jangan hanya mengeruk keuntungan dari pengunjung, tapi kewajiban menjaga kebersihan diabaikan. Setiap toko harus menyediakan tempat sampah. Kalau kita bersih, lingkungan pun ikut bersih,” tandasnya.
Aksi sosial Robert Wanma ini menuai apresiasi dari warga, yang berharap langkah-langkah nyata seperti ini bisa terus berlanjut, tak hanya menjelang masa jabatan, tetapi juga selama menjabat sebagai wakil rakyat.
Reporter: Winarti Woro





