LANGOWAN (detikgo.com)- Semangat untuk memajukan Langowan sebagai Calon Daerah Otonom Baru (DOB) semakin nyata. Panitia Pembentukan Kota Langowan (P2KL) terus mematangkan persiapan kegiatan Festival Budaya Kota Langowan dengan menggelar rapat bersama Panitia Festival Budaya Kota Langowan (FBKL) yang dilaksanakan di balai Desa Waleure Kec Langowan Timur, Kab Minahasa, Kemarin, Sabtu, 10 Mei 2025.
Rapat bersama Panitia Pembentukan Kota Langowan (P2KL) kali ini mendengarkan Laporan dari Ketua Panitia Festival Budaya Kota Langowan Hizkia Warankiran didampingi Sekertaris Ryan Sekeon dan Bendahara Christian Sumilat SE, dimana dalam penyampaian kesiapan panitia Festival Budaya Kota Langowan telah merampungkan Proposal kerja, termasuk Progres ke depan dalam rangka mensukseskan Hajatan Orang Langowan.
Festival Budaya Kota Langowan ini akan menjadi bagian dari strategi besar dalam mempromosikan Kampung Presiden RI Prabowo Subianto sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah dikarenakan, dimana Langowan banyak memiliki nilai historis seperti Sebuah Kalimat yang dilontarkan oleh Salah satu Mantan Bupati Minahasa Kala Itu Bahwa Kalau di Jawa ada Paris van Jawa yaitu Kota Bandung. Kalau di Minahasa ada Paris van Minahasa yaitu Kota Langowan, dan hal tersebut diharapkan menjadi magnet nasional sekaligus simbol kebangkitan Langowan menuju kota mandiri, Ujar Dr Jameson Bokko MH.
Ketua P2KL Jefry Pay S,Sos didampingi Sekertaris Dr Jefry Raturandang menyampaikan bahwa festival Budaya Kota Langowan ini akan menggabungkan berbagai elemen budaya lokal seperti tarian, musik tradisional, kuliner khas, serta pameran UMKM dan lain-lain, Selain juga sebagai ajang seni dan budaya, kegiatan ini juga sekaligus menjadi wujud nyata kesiapan masyarakat Langowan dalam menyongsong status baru sebagai kota.
“Kami ingin menyatukan semua potensi, termasuk kekuatan diaspora Langowan di seluruh Indonesia dan luar negeri. Kami akan mengundang seluruh masyarakat Langowan, baik yang di tanah air maupun mancanegara, untuk hadir dan berpartisipasi. Ini adalah panggilan pulang kampung demi masa depan Langowan,” ujarnya.
Langowan dikenal memiliki jaringan diaspora yang kuat melalui berbagai organisasi kerukunan dan kekeluargaan Langowan yang tersebar luas. Partisipasi mereka dinilai sangat vital dalam menyukseskan festival sekaligus memperkuat ikatan emosional terhadap tanah kelahiran.
P2KL menyampaikan harapan besar agar agar para tokoh-tokoh asal langowan bisa hadir di kegiatan Festival Nanti. Selain itu, sejumlah tokoh nasional dan lokal yang memiliki kedekatan emosional dengan Langowan juga diharapkan dapat hadir, menambah semarak dan bobot acara budaya ini.
Dengan semangat gotong royong dan cinta budaya, Festival Budaya Kota Langowan tak hanya menjadi perayaan tradisi, tapi juga pernyataan kesiapan: Langowan siap menjadi kota.
Turut hadir dalam rapat kali ini Pimpinan P2KL yang juga tokoh Masyarakat Langowan Ir Sherpha Manembu, Jameson Bokko, Veldry Piri SE, Harny Korompis SE, Donal Manopo, Pdt Henly Monangin MTh, Michael Pande-Iroot, Nova D Senduk, Syulce Hanapu, Fadhila Lamsu, Tokoh Muda Langowan dan Panitia Festival Budaya Kota Langowan yang digawangi generasi Muda se Langowan Raya.
Rapat P2KL diawali Doa buka yang dibawakan oleh Gembala GBI Taraitak Pdt Dr Steven Palit MTh yang juga Pengurus DPP Kerukunan Keluarga Kawanua (K3), dan di tutup doa oleh Pdt Tio Kaat MTh. (MP)









