MANADO (detikgo.com)- 20 Mei 2025
Tepat di Hari Kebangkitan Nasional, isu besar mencuat dari tanah Minahasa: Langowan selangkah lagi menjadi kota otonom! Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) akhirnya menggelar rapat khusus bersama Panitia Pembentukan Kota Langowan (P2KL) yang selama ini konsisten memperjuangkan pemekaran.
Rapat di awali prakata dari Ir Sherpha Manembu dan dilanjutkan dengan penyampaian dari Ketua P2KL Jefry Pay S,Sos.
Rapat strategis membahas DOB Langowan yang digelar Kemarin, Selasa (20/5) itu dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulut Dr J Victor Mailangkay SH, MH didampingi Asisten I Pemprov Sulut Dr Denny Mangala MSi. Dalam suasana penuh keakraban tapi serius, P2KL menyampaikan langsung aspirasi dan sejarah perjuangan panjang warga Langowan.
“Sudah 25 tahun kami berjuang. Mulai dari pemekaran desa, kecamatan, hingga kini sudah ada Amanat Presiden dan RUU. Kami tinggal menunggu pengesahan DPR RI,” ungkap Ketua P2KL Jeffry Pay dengan nada penuh semangat.
Tak cuma itu, dalam pertemuan rapat tersebut, Jeffry juga mengusulkan ide terobosan: pembentukan Kabupaten Minahasa Timur sebagai solusi untuk menghindari gesekan antar wilayah.ada pun wacana Daerah Baru kab Minahasa Timur terdiri dari Enam (6) kecamatan meliputi Kec Kakas, Kec Kakas Barat, Kec Remboken, Kec Kombi hingga Kec Lembean Timur diusulkan masuk dalam wacana kabupaten baru, dengan Kakas sebagai ibukota Kab Minahasa Timur.
Pemprov Sulut pun menyambut hangat aspirasi ini. Wagub Victor juga menegaskan pihaknya akan terus membuka ruang dialog dan menekankan pentingnya pemekaran yang damai.
“Kita ingin solusi terbaik tanpa gaduh. Semua pihak harus diakomodir,” tegasnya.

Momentum ini bisa menjadi titik balik bagi masyarakat Langowan yang selama dua dekade lebih menginginkan identitas kota sendiri. DOB Langowan sendiri meliputi 4 Kecamatan terdiri dari Kec Langowan Barat, Kec Langowan Timur, Kec Langowan Selatan dan Kec Langowan Utara dan P2KL juga telah mempersiapkan Kec Langowan Pusat nantinya jika di perlukan.
Adapun rapat P2KL Bersama Pemrov Sulut, hadir tokoh-tokoh penting P2KL seperti Ir Sherpa Manembu, Dr Jameson Bokko SH, MH, Dr Jefry Raturandang MPd, Pdt. Henly Monangin MTh, Syafaruddin Madepungeng, Veldrie Piri SE, Michael Pande-Iroot, Ikbal Duran Hingga Yusuf Tawil.
Langowan akan jadi kota baru di Sulut. Semua mata kini tertuju ke DPR RI. Jika disahkan, Langowan akan menjadi DOB strategis yang bisa mengubah peta politik dan ekonomi Minahasa serta Provinsi Sulut. (Red)





