Buku Register Desa Malalayang Tak Ada, Warga Pun Kecewa

MANADO, detikgo.com – Rasa kecewa dan keberatan pun diungkapkan oleh Marten Elat bersama saudaranya ketika manyambangi kantor Lurah Malalayang Satu,  Kamis (15/09/2022).

Kepada wartawan, Marten mengatakan bahwa dirinya mendatangi kantor Lurah Malalayang Satu adalah untuk memastikan data dan informasi terkait tanah milik leluhurnya yang dicatatkan dalam Buku Register Tanah Desa Malalayang, namun ketika dikonfirmasi ternyata Buku Register Tanah Desa Malalayang tidak ada di kantor Kelurahan.

Bacaan Lainnya

Menurut Marten, apa yang dilakukannya sangatlah penting, mengingat dirinya mendapati ada salinan register tanah yang beredar namun sudah ada keterangan tambahan, padahal seingat dirinya hal tersebut tidak ada, tentunya ini sangat berbahaya.

“Sebelumnya tidak ada keterangan tambahan, namun sekarang so ada, siapa yang tulis ?”, ucap Marten heran.

Sekretaris Kelurahan Malalayang Satu Rinny ketika dikonfirmasi para wartawan mengakui hal tersebut,  bahwa benar Buku Register Tanah Desa Malalayang tidak ada di kantor Kelurahan.

Menyikapi hal tersebut, Rinny berkata bahwa dirinya akan berkonsultasi dengan Lurah Malalayang Satu Yetty Tontey selaku pimpinan agar dapat ditindaklanjuti, apalagi sudah ada warga yang mempertanyakan hal tersebut.

Rinny sendiri menambahkan bahwasanya Buku Register Tanah tersebut diduga ada pada salah satu lembaga adat, namun dia juga masih harus memastikan kembali, dan dirinya akan menyampaikan kepada Lurah jikalau benar demikian agar dapat meminta secara resmi.

Diketahui sebelumnya Kelurahan Malalayang Satu, Kelurahan MalalayangSatuTimur,  Keluarahan Malalayang Barat serta KelurahanMalalayang Dua berada salam satu Desa, yaitu Desa Malalayang,  Kecamatan Pineleng,  Kabupaten Minahasa,  namun berjalannya waktu sudah terjadi pemekaran dan empat Kelurahan tersebut saat ini berada dalam Kecamatan Malalayang,  Kota Manado.(reds)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *