MANADO – detikgo.com Tim Pelaksana Penelitian Matching Fund Politeknik Negeri Manado Tahun 2022 melaksanakan Workshop Pemutakhiran RPS (Rancangan Pembelajaran Semester) bertajuk Pemodelan Data Science Pariwisata Digital pada Destinasi Pariwisata Super Prioritas Likupang Sulawesi Utara di Hotel Travello Manado, Jumat (16/9/2022).
Menurut Ketua Tim Pelaksana Penelitian Mathing Fund Politeknik Negeri Manado Prof. Dr. Bet El Silisna Lagarense, MM.Tour., Workshop Pemutakhiran RPS ini merupakan Output Penelitian Matching Fund Politeknik Negeri Manado Tahun 2022 dalam pengajaran beberapa Mata Kuliah di 3 Program Studi D-IV relevan yang sedang dikerjakan saat ini.
Penggunaan produk unggulan yang dihasilkan dari penelitian Matching Fund Politeknik Negeri Manado Tahun 2022 sebagai media belajar ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dosen dan mahasiswa dalam penguasaan ketrampilan kerja pada program Perguruan Tinggi Vokasi. Tercatat, ada 3 Program Studi D-IV yang relevan dengan penelitian ini, meliputi: Teknik Elektro/Teknologi Informasi, Manajemen Hotel, dan Manajemen Bisnis.

Dosen yang lebih dikenal dengan sapaan Prof. Bet ini mendeskripsikan secara singkat produk yang akan dihasilkan dari hasil penelitian Matching Fund Polimdo Tahun 2022 yang dapat diadopsi dan dimasukkan dalam RPS Mata Kuliah sebagai berikut:
1. Pariwisata Digital dan E-commerce Pariwisata Likupang. Produk yang dihasilkan untuk pengembangan pariwisata digital dan E-commerce bagi seluruh stakeholder pariwisata termasuk dunia industri, pemerintah, Badan Pengembangan Pariwisata Daerah, Forum Masyarakat, Akademisi dan Media. Produk yang dihasilkan dalam bentuk digital yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM Pariwisata mencakup: Produk Ekonomi Keatif kerajinan cinderamata (souvenir), karya seni, usaha homestay, usaha kuliner, usaha kue, dan usaha berbagai produksi rumah tangga yang ada di destinasi super prioritas Likupang, Sulawesi Utara;
2. Aplikasi Website Promosi dan Informasi Pariwisata Likupang. Produk yang dihasilkan berupa bahan-bahan promosi dalam bentuk digital untuk membantu pemerintah bersama-sama dengan stakeholder pentahelix (Academic, Business, Government, Community, Media) dalam bersinergi dan berkolaborasi membangun pariwisata di Likupang sebagai Destinasi Super Prioritas dalam pengambilan kebijakan dan peraturan pengembangan pariwisata digital di Likupang. Pemanfaatan website promosi dan pemasaran selain memperkenalkan dan mempromosikan destinasi Likupang kepada wisatawan dan khalayak umum, website ini juga digunakan oleh pihak swasta (Investor pariwisata) yang tertarik untuk berinvestasi dalam pembangunan pariwisata Likupang serta Industri dan Asosiasi Profesi pariwisata dalam kegiatan promosi dan pemasaran pariwisata Likupang. Sehingga semua program pembangunan pariwisata Likupang menjadi lebih efisien, efektif, memiliki daya tarik dan daya jual yang tinggi;
3. Database Pariwisata Likupang (mylikupang.com). Produk yang dihasilkan berupa data base pariwisata Likupang dalam bentuk digital mencakup berbagai macam data antara lain: objek wisata alam pulau, laut, pantai, gunung, kearifan lokal sosial budaya masyarakat, adat istiadat, upacara adat sebagai atraksi wisata. Data dikumpul dan dianalisis. Program ini juga membantu user mencari tempat wisata di Likupang secara mudah karena dengan pencarian dengan sistem machine learning akan mampu membaca dan menerka serta menampilkan apa yang dibutuhkan oleh user dengan kata kunci dengan menggunakan kata kunci;

4. Virtual Reality/Virtual Tours pada berbagai lokasi wisata di Likupang. Produk teknologi yang akan dihasilkan adalah Virtual Reality (VR) yaitu teknologi yang agan digunakan oleh users dalam berinteraksi dengan lingkungan melalui hasil simulasi komputer (computer-simulated environment) yang dirasakan berada di suatu lingkungan yang sebenarnya. Virtual Reality berupa pemunculan gambar-gambar tiga dimensi yang dibuat komputer sehingga terasa nyata dengan bantuan sejumlah peralatan teknologi yang menjadikan users seakan-akan terlibat langsung secara fisik dalam lingkungan tersebut. Dalam pengembangan pariwisata Likupang VR ini sangat dibutuhkan dalam membuat program Virtual Tour yaitu tour atau perjalanan secara virtual yang selayaknya mengikuti tur langsung di berbagai macam destinasi di kawasan Likupang. Dalam VR ini pengunjung atau wisatawan dibawa untuk menjelajahi suatu tempat serta mempelajari sejarah atau informasi Likupang sebagai Destinasi Super Prioritas.
Keempat produk penelitian ini, menurutnya dapat digunakan oleh dosen dan mahasiswa dalam pembelajaran nanti.
Dijelaskannya bahwa Matching Fund merupakan program pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Kedaireka (Kerja Sama Dunia Usaha dan Kreasi Reka) yang merupakan program penguatan kolaborasi antara Perguruan Tinggi dengan DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri) untuk secara bersama-sama membentuk ekosistem Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.

Matching Fund Kedaireka 2022 ini mengusung lima tema prioritas yang terdiri dari ekonomi hijau, ekonomi biru, ekonomi digital, kemandirian kesehatan dan pariwisata. Selain itu, Matching Fund Kedaireka 2022 juga membuka tema umum untuk proposal di luar kelima tema prioritas tersebut.
“Melalui Kedaireka, Kementerian ingin membangun suatu platform yang dapat menjembatani pengembangan ilmu dan teknologi atau rekacipta yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi dengan kebutuhan teknologi dan pengembangan di industri” pungkasnya.
Workshop yang menghadirkan Direktur Politeknik Negeri Manado Dra. Mareyke Alelo, MBA., (Merdeka Belajar Kampus Merdeka); Wakil Direktur Bidang Akademik Dr. Tineke Saroinsong, SST. M.Eng., (Kurikulum PT Vokasi); dan Kepala Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara Henry Kaitjily, SH., (Peran Mitra Dalam Program Matching Fund) sebagai Narasumber ini, diikuti dengan sangat antusias oleh para peserta yang terdiri dari: Ketua Jurusan Pariwisata, Ketua Jurusan Teknik Elekro, dan Ketua Jurusan Administrasi Bisnis; Koordinator Program Studi D4 Manajemen Perhotelan, Koordinator Program Studi D4 Teknologi Informasi, dan Koordinator Program Studi D4 Manajemen Bisnis; Dosen Pengajar Mata Kuliah Relevan dan Mahasiswa Program Studi Relevan.
Untuk diketahui, Tim Pelaksana Penelitian Matching Fund Politeknik Negeri Manado 2022 yang diketuai oleh Prof. Dr. Bet El Silisna Lagarense, MM.Tour., ini beranggotakan Steven Johny Runtuwene, SST., M.Eng., Dr. Agustinus Walansendow, SE,MM, Msi., dan Henry R.W. Kaitjily, SH.





