BOLAANG MONGONDOW TIMUR, detikgo.com – Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., menyambangi Gereja GMIBM Syalom Tutuyan pada Minggu (1/11/2026). Kehadiran orang nomor satu di jajaran kepolisian Boltim ini dalam rangka memimpin ibadah “Minggu Kasih”, sebuah kegiatan yang mengedepankan pendekatan humanis Polri untuk mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat.
Tidak datang sendirian, Kapolres didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Boltim, di antaranya Kabag Log Kompol Berty Titawael, Kasie Propam Ipda Oktavianus Tande, dan Kbo Intelkam Ipda Franky Koloba. Suasana gereja terasa hangat dan penuh kekeluargaan saat para anggota kepolisian berbaur langsung dengan jemaat.
Dalam khotbah dan pesannya yang mengangkat tema “Teguh dalam Iman, Setia dalam Panggilan”, AKBP Golfried menekankan bahwa spiritualitas dan ketaatan hukum adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Mengutip Matius 6:33, ia mengingatkan jemaat untuk memprioritaskan Kerajaan Allah di tengah kesibukan duniawi.
Namun, Kapolres menegaskan bahwa iman yang hidup harus dibuktikan melalui tindakan nyata, termasuk ketaatan pada hukum negara sebagaimana amanat Roma 13:1-2.
“Iman bukan hanya soal ritual di gereja, tetapi bagaimana kita berperilaku di masyarakat. Taat berlalu lintas, menjauhi minuman keras, dan tidak melakukan tindakan kriminal adalah wujud nyata dari ketaatan kita kepada Tuhan dan pemerintah,” tegas AKBP Golfried di hadapan jemaat.
Lebih dalam, Kapolres mengajak jemaat untuk mengimplementasikan hukum kasih dalam Matius 22:37-40. Menurutnya, kasih kepada Tuhan harus berimplikasi pada bagaimana seseorang mencintai sesamanya, menjaga kerukunan, dan tidak mudah terpecah belah. Ia juga memotivasi jemaat untuk bekerja keras dengan jujur (Kejadian 3:19) dan setia dalam persembahan (Maleakhi 3:10) sebagai bentuk rasa syukur.
Kegiatan Minggu Kasih ini menjadi bukti komitmen Polres Boltim dalam membangun komunikasi dialogis dengan tokoh agama dan masyarakat. AKBP Golfried berharap, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Boltim dapat tercipta bukan hanya karena penegakan hukum, melainkan tumbuh dari kesadaran moral dan kasih di hati setiap warga.
“Polri hadir sebagai sahabat. Mari kita jaga Boltim yang aman dan kondusif ini dengan iman yang teguh dan hati yang penuh kasih,” tutup Kapolres.





