MINAHASA (Detikgo.com)— Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda Watania, MM, M.Si, mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey dalam rangkaian Safari Natal Pemerintah Kabupaten Minahasa yang digelar di wilayah Tondano Raya, Eris, Kombi, Lembean Timur, Kakas Raya, dan Remboken. Puncak kegiatan dilaksanakan di GMIM Riedel Wawalintouan, Selasa (2/12/2025).
Ibadah menyambut kelahiran Yesus Kristus dipimpin oleh Pdt. Dr. Dan Sompe, M.Th, dengan pembacaan Firman Tuhan dari Yeremia 23:1–8 yang mengangkat tema “Janji tentang Tunas Daud yang Adil.”
Dalam penyampaiannya, Sekda Lynda Watania menyampaikan pesan Natal dari Bupati Minahasa. Ia menegaskan bahwa Natal adalah momen sukacita iman yang membawa pesan damai serta kasih bagi seluruh umat.
“Perayaan Natal bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi waktu untuk merefleksikan makna kehadiran Sang Juru Selamat di tengah dunia,” ujar Watania.

Ia mengajak masyarakat meneladani kasih Kristus melalui solidaritas, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong—terutama dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman dan tantangan global.
“Natal mengingatkan kita bahwa kasih tidak berhenti pada kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, baik di keluarga, di komunitas, maupun dalam aktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Sebagai representasi pemerintah daerah, Sekda Watania menegaskan komitmen Pemkab Minahasa untuk terus menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memohon dukungan seluruh warga agar tetap bersinergi dalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan layanan sosial.
Safari Natal ini dirangkaikan dengan pembagian bantuan sosial berupa bahan pokok kepada lansia, warga kurang mampu, serta keluarga berisiko stunting.
“Bantuan ini merupakan bukti kehadiran pemerintah dalam meringankan beban masyarakat. Semoga dapat membantu kebutuhan harian mereka,” tutur Watania.

Dalam kesempatan itu, Sekda Watania juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia menyampaikan sejumlah imbauan jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026:
- Melaksanakan ibadah dengan damai dan saling menghormati antarumat beragama.
- Menghindari konsumsi minuman keras yang dapat memicu konflik.
- Menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
- Merayakan Natal secara sederhana, tidak boros, dan menghindari perilaku konsumtif.
- Mewaspadai hoaks dan tidak mudah terprovokasi isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Menutup pesannya, Watania mengajak seluruh masyarakat Minahasa untuk merenungkan perjalanan selama setahun dan menyambut Natal dengan hati penuh syukur.
“Mari kita terus berbuat baik, bekerja keras, dan melayani sesama. Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, saya mengucapkan Selamat Menyambut Natal Yesus Kristus 2025. Kiranya terang Kristus membawa damai bagi keluarga, gereja, dan Minahasa tercinta,” tutupnya. (Red)






