MINAHASA (DETIKGO.COM)– Menjelang enam abad perjalanan sejarahnya, Kabupaten Minahasa menunjukkan sejumlah capaian positif dalam pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,58 persen, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 5,88 persen, sementara pengelolaan keuangan daerah kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kali secara berturut-turut.

Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam peringatan Hari Jadi ke-598 Kabupaten Minahasa yang dipusatkan melalui upacara bendera di Lapangan Dr Sam Ratulangi, Tondano, Kamis (5/11).
Bupati Kab Minahasa, Dr Robby Dondokambey, S.Si., MAP, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa perjalanan panjang Minahasa harus menjadi landasan untuk terus memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di tengah situasi global yang semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik, ketidakpastian ekonomi internasional, perubahan iklim hingga kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah dituntut tetap adaptif tanpa kehilangan arah pembangunan.
Menurut Robby, berbagai tantangan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk memperlambat kemajuan daerah. Sebaliknya, diperlukan keberanian, kerja nyata, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar pembangunan tetap berjalan.

“Minahasa harus tetap melangkah maju, karena masa depan daerah ini tidak dibangun oleh keraguan, tetapi oleh keberanian untuk bekerja dan kesungguhan untuk berbuat,” tegas Robby dalam sambutannya.
Optimisme tersebut turut ditopang sejumlah indikator ekonomi dan pembangunan. Hingga akhir 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Minahasa tercatat mencapai 5,58 persen, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Sementara itu, kinerja penerimaan daerah dari sektor retribusi perdagangan juga menunjukkan perkembangan positif. Hingga Oktober 2026, realisasinya mencapai lebih dari Rp1,3 miliar atau 118,7 persen dari target yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 5,88 persen. Capaian ini menjadi salah satu indikator penting dalam upaya pemerintah daerah memperluas kesejahteraan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Tak hanya dari sisi ekonomi, prestasi pengelolaan keuangan daerah juga menjadi catatan tersendiri. Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali mempertahankan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Di bidang pelayanan publik, pemerintah daerah juga tengah mendorong pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) terpadu serta pengoperasian RSUD Sam Ratulangi yang baru. Kedua fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat akses pelayanan administrasi dan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam momentum bersejarah tersebut, Robby turut mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Peran petani, nelayan, guru, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, generasi muda, serta seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan Minahasa.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan mengambil bagian dalam setiap proses pembangunan daerah.

“Setiap kontribusi sekecil apa pun adalah bagian dari perjalanan besar kemajuan Minahasa menuju masa depan yang sejahtera, berkarakter, dan kokoh dalam persatuan,” ungkapnya.
Upacara peringatan HUT ke-598 Tahun tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., MAP, Sekretaris Daerah Dr Lynda D. Watania, MM., M.Si., Ketua TP-PKK Martina W. Dondokambey-Lengkong, jajaran Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, para camat, tokoh masyarakat, serta ratusan aparatur sipil negara.

Memasuki usia ke-598 tahun, tantangan Minahasa ke depan bukan hanya mempertahankan capaian yang telah diraih, melainkan memastikan pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, dan berbagai program pembangunan benar-benar menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat. (MGP)
ADVERTORIAL





