MINAHASA (detikgo.com) – Akses pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat menjadi salah satu isu utama dalam kunjungan reses Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dra. Adriana Dondokambey, M.Si., di Kabupaten Minahasa, Kemarin,Selasa (20/10/2026).
Dalam agenda penyerapan aspirasi masyarakat dan daerah pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 yang berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Adriana menegaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mendapat perhatian negara.

Anggota Komite III DPD RI yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Utara itu menyebut pemeriksaan kesehatan gratis sebagai salah satu fokus dalam kunjungan resesnya.
“Tujuan reses ini lebih fokus pada tes kesehatan gratis, karena kesehatan wajib bagi masyarakat. Ini adalah amanat konstitusi,” tegas Adriana dalam dialog bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa dan sejumlah warga.

Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai aspirasi, kebutuhan, serta persoalan pembangunan yang memerlukan dukungan pemerintah pusat melalui peran DPD RI.
Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Riviva Maringka, M.Si., menyambut langsung kunjungan kerja tersebut.
Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Minahasa, Vanda menyampaikan apresiasi atas perhatian Adriana terhadap berbagai kebutuhan daerah. Ia menilai kunjungan reses tersebut penting untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah kabupaten dan lembaga perwakilan daerah di tingkat nasional.

Menurut Vanda, forum tersebut perlu dimanfaatkan untuk menyampaikan aspirasi secara konkret, khususnya terkait kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, ketenagakerjaan, kepemudaan, olahraga, pariwisata, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“DPD RI terbuka lebar. Mari kita manfaatkan kesempatan kunjungan kerja ini untuk menyampaikan aspirasi, kira-kira di bidang kesehatan masih membutuhkan apa, fasilitas apa yang perlu ditingkatkan, dan apa saja yang dibutuhkan dalam sektor pendidikan,” ujar Vanda.

Ia berharap berbagai masukan dari pemerintah daerah dan masyarakat dapat dibawa Adriana ke tingkat pusat untuk diperjuangkan sesuai mekanisme dan kewenangan DPD RI.
Vanda juga meminta jajaran perangkat daerah yang hadir agar menyampaikan data dan informasi secara akurat, sekaligus menyusun usulan yang konkret dan realistis. Dengan demikian, kegiatan reses diharapkan tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghasilkan masukan konstruktif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, lembaga legislatif, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
“Pemkab Minahasa berharap aspirasi yang dihimpun dapat menjadi bahan perhatian dan pembahasan di tingkat nasional, sehingga kebutuhan masyarakat Minahasa memperoleh dukungan yang sesuai,” tandas Vanda.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Arthur Palilingan, Kepala Dinas Sosial Maya Rambitan, Kepala Dinas Kesehatan Olviane Rattu, perwakilan BPJS Kesehatan, sejumlah kepala sekolah, serta warga Minahasa. (*)
ADVERTORIAL





