MINAHASA (detikgo.com)— Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil meraih Juara II dalam Lomba Desa Pangan Aman Tingkat Nasional Regional Timur Tahun 2026 melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Gedung Bhinneka Tunggal Ika, Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Hukum Tua Desa Tumaratas, Djenndry Jeynni Rondonuwu, hadir secara langsung untuk menerima piagam penghargaan tersebut. Ia didampingi Camat Langowan Barat, Donald Lumingkewas, SP,t MAP, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam kegiatan tingkat nasional itu.
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., dan disaksikan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana.
Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Tumaratas sekaligus membawa nama Kabupaten Minahasa dalam ajang penghargaan desa pangan aman di tingkat nasional.
Hukum Tua: Ini Prestasi yang Membanggakan
Usai kegiatan, Hukum Tua Desa Tumaratas, Djenndry Jeynni Rondonuwu, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih desanya.

Dalam keterangannya kepada wartawan melalui sambungan telepon, ia menyebut capaian tersebut sebagai sebuah kehormatan, mengingat penghargaan diberikan melalui proses seleksi dan penilaian secara berjenjang.
“Yang jelas, ini adalah kegiatan bergengsi di tingkat nasional. Saya merasa bersyukur karena Desa Tumaratas mendapatkan posisi sebagai Juara II tingkat nasional setelah melalui seleksi dan penilaian dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat provinsi,” ujar Djenndry Jeynni Rondonuwu.
Keberhasilan Desa Tumaratas meraih posisi kedua dalam ajang tersebut menjadi capaian penting bagi pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Penghargaan ini sekaligus menjadi momentum untuk terus memperkuat upaya mewujudkan keamanan pangan di tingkat desa, sejalan dengan semangat Germas Sapa dalam mendorong masyarakat agar semakin sadar terhadap pentingnya pangan yang aman.(MGP)





