SANGIHE, detikgo.com – Semarak Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe 2026 mulai terasa dengan kedatangan perdana kontingen asal Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Tim yang terdiri dari 13 orang, meliputi atlet, pelatih, dan ofisial, tiba lebih awal di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Jumat (10/04/2026).
Kehadiran kontingen Manokwari ini menjadi penanda dimulainya rangkaian persiapan menjelang pertandingan, sekaligus menunjukkan antusiasme tinggi dari daerah peserta untuk ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Setibanya di Kabupaten Sangihe, rombongan dijemput langsung oleh Johanis Pilat yang merupakan Ketua Panitia Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe 2026, dan menyambut kedatangan tim yang tiba di Pelabuhan Tahuna dengan penuh kehangatan sebagai bentuk penghormatan kepada tamu sekaligus dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Johanis Pilat menyampaikan apresiasi atas kehadiran lebih awal tim DBC Manokwari, yang dinilai mencerminkan kesiapan serta komitmen tinggi dalam mengikuti kompetisi. Ia juga memastikan panitia telah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis maupun akomodasi bagi seluruh peserta.

“Selamat datang di Sangihe. Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai sarana mempererat persaudaraan antar daerah. Selain itu, kami juga menginformasikan bahwa beberapa tim dari daerah Kota Manado, Bitung, dan Kab. Tolitoli saat ini masih dalam perjalanan menuju Kepulauan Sangihe. Seluruh kontingen yang akan berlaga di kejuaraan ini dijadwalkan mengikuti technical meeting pada hari Minggu, 12 April 2026,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih tim tinju Papua dari Deko Boxing Camp (DBC), Hengky Barangsanu, mengungkapkan bahwa kontingen yang dibawa berjumlah 13 orang, terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial. Ia menegaskan bahwa timnya datang dengan persiapan matang dan target yang jelas.
“Kami membawa 13 orang dalam tim ini, dan target kami adalah meraih empat medali emas di kejuaraan tinju amatir ini,” ungkap Hengky Barangsanu dengan optimistis.

Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe 2026 sendiri diproyeksikan menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus wadah pencarian bibit-bibit potensial di cabang olahraga tinju, dengan menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan tibanya kontingen pertama ini, atmosfer kompetisi kian terasa dan diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat untuk turut menyaksikan serta mendukung jalannya pertandingan.





