Kampanye Humanis Calon Hkm Tua Juliana Makatipu Tuai Apresiasi, Warga Borgo Rasakan Langsung Manfaat Pengerukan Muara Sungai

Tampak Foto Calon Hukum Tua Desa Borgo Juliana Makatipu (Ki-Ka) Warga Dan Kegiatan Pengerukan Sungai Borgo Di Kec Tombariri.(Doc Foto : Ist)

TOMBARIRI (DETIKGO.COM) — Dukungan masyarakat terhadap Calon  Hukum Tua nomor urut 2, Juliana H. Makatipu, terus mengalir. Melalui konsep kampanye simpatik yang menyentuh langsung kebutuhan warga, tim pemenangan Juliana melakukan kegiatan bakti sosial berupa pengerukan Muara Sungai Borgo yang terletak di Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa.

Antusiasme warga terlihat dari semangat dukungan yang terus digaungkan oleh masyarakat Desa Borgo dengan slogan, “Ok, Gass Nomor 2 Torang Gass.”

Bacaan Lainnya

Kegiatan pengerukan muara sungai tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pendangkalan sungai yang selama ini dikeluhkan warga Desa Borgo karena dinilai mengganggu aktivitas masyarakat serta berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan.

Salah satu tim pemenangan  Calon Hukum Tua Desa Borgo Juliana Makatipu, Jhony Woy mengatakan, bahwa pihaknya ingin menghadirkan kampanye yang tidak hanya sebatas penyampaian visi dan misi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Yang terpenting di sini adalah bagaimana kami bisa berbuat lebih dahulu untuk masyarakat,” ujarnya, Selasa (19/05/2026).

Hal senada juga disampaikan Maikel Samsudin. Ia menegaskan, bahwa pengerukan Muara Sungai Borgo merupakan salah satu program prioritas yang diangkat karena menyangkut kebutuhan warga secara langsung.

“Pendangkalan Muara Sungai Borgo selama ini sangat merugikan masyarakat. Karena itu kami mengusung konsep pengerukan muara sungai agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Gerakan kampanye simpatik tersebut turut mendapat apresiasi dari Novry Lontaan. Ia menilai langkah swadaya masyarakat bersama tim pemenangan menjadi contoh positif kepedulian terhadap lingkungan.

“Selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup, saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas kegiatan swadaya ini,” kata Novry Lontaan kepada media.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti pengerukan sungai ini secara langsung sangat membantu masyarakat, sekaligus juga mendukung upaya untuk menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya dampak pendangkalan sungai di wilayah pesisir. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *