Jelang Ramadan dan Minggu Sengsara, Bupati Robby Dondokambey Pimpin Rapat Forkopimda Tegaskan: Stabilitas Minahasa Harga Mati

Bupati Robby Dondokambey didampingi Wabup Vanda Sarundajang Foto Bersama Dengan Forkopimda Minahasa Usai Rakoor Forum Forkopimda Di Ruang Bupati Minahasa. (Doc Foto : Ist)

MINAHASA (DETIKGO.COM)-Menghadapi momentum keagamaan dan agenda demokrasi desa yang semakin dekat, Bupati Kab Robby Dondokambey mengambil langkah cepat dan strategis. Didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang, ia memimpin langsung Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa di Ruang Rapat Bupati Minahasa.Rabu, 25/02.

Bupati Robby Dondokambey didampingi Wabup Vanda Sarundajang Saat Memimpin Rapat Umum Forkopimda Minahasa di Ruang Bupati Minahasa.(Doc Foto : Ist)

Rapat yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Minahasa (Bakesbangpol) ini berlangsung serius dan penuh penekanan pada isu-isu krusial yang berpotensi memengaruhi stabilitas daerah.

Bacaan Lainnya

Pengamanan Hari Raya Jadi Prioritas Utama

Dalam arahannya, Bupati RD menegaskan bahwa kondusivitas wilayah menjelang rangkaian Minggu-Minggu Sengsara bagi umat Kristiani dan Katolik serta bulan suci Ramadan bagi umat Muslim harus menjadi perhatian bersama.

Bupati Robby Dondokambey didampingi Wabup Vanda Sarundajang memimpin Rapat Umum Forkopimda Minahasa.(Doc Foto : Ist)

“Kita tidak boleh lengah. Stabilitas daerah adalah harga mati. Seluruh jajaran harus memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat,” tegas Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan sosial, termasuk pengawasan distribusi bahan pokok guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Rakoor Umum Forkopimda Di Pimpin Bupati Minahasa Robby Dondokambey di Ruang Bupati Minahasa.(Doc Foto : Ist)

Pemilihan Hukum Tua Diminta Bebas Intervensi

Agenda lain yang menjadi sorotan tajam adalah kesiapan pelaksanaan pemilihan hukum tua di sejumlah desa di Kab Minahasa. Bupati meminta seluruh aparat menjaga netralitas serta mengantisipasi potensi konflik horizontal.

Menurutnya, proses demokrasi di tingkat desa harus berjalan transparan, jujur, dan aman tanpa adanya tekanan maupun intervensi pihak manapun.

Suasana Rapat Umum Forkopimda Minahasa Di Ruang Bupati Minahasa Robby Dondokambey.(Doc Foto : Ist)

Forkopimda sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan tahapan pemilihan berlangsung sesuai regulasi serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Cuaca Ekstrem Masuk Radar Pengawasan

Tak hanya isu sosial dan politik, rapat juga menyoroti kondisi cuaca yang cenderung berubah-ubah dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah Kabupaten Minahasa diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Bupati Robby Dondokambey didampingi Wabup Vanda Sarundajang saat Memimpin Rapat Umum Forkopimda Minahasa Diruang Bupati Minahasa.(Doc Foto : Ist)

Langkah mitigasi dan respons cepat menjadi bagian dari strategi antisipatif guna meminimalisir dampak terhadap aktivitas masyarakat.

Soliditas Forkopimda Diperkuat

Rapat strategis tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, di antaranya Dandim 1302 Minahasa, Kajari Minahasa, perwakilan Kapolres Minahasa, Wakapolres Tomohon, perwakilan Dandim 1309 Manado, perwakilan Kapolresta Manado, Koordinator BIN Minahasa, perwakilan Ketua FKUB Kabupaten Minahasa, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa tidak ingin kecolongan dalam menghadapi dinamika sosial, keagamaan, dan politik di daerah.

Dengan penguatan koordinasi lintas institusi, kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang menegaskan komitmen menjaga Minahasa tetap aman, harmonis, dan stabil di tengah berbagai tantangan. (RED)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *