Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari memantau ketersediaan bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru 2026 (ist)

SANGIHE, detikgo.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, didampingi unsur Forkopimda serta jajaran pemerintah daerah, Jumat (12/12/2025).

Pemantauan dilakukan di Pasar Tradisional Towo’e, Kelurahan Sawang Bendar, serta sejumlah gudang distribusi utama, antara lain Gudang Bulog, Gudang Toko Sion, dan Gudang Toko Pancaran Berkat. Langkah ini bertujuan memastikan stabilitas harga serta kelancaran pasokan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat selama momentum hari besar keagamaan.

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari memantau ketersediaan bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru 2026 (ist)

Bupati Michael Thungari menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan inflasi di wilayah Kepulauan Sangihe.

“Kami bersama Wakil Bupati dan Forkopimda turun langsung ke lapangan untuk memastikan harga serta stok bahan pokok tetap terkendali, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru sebagai Hari Besar Keagamaan Nasional,” ujar Thungari.

Dari hasil pemantauan, Bupati menyampaikan bahwa kondisi pasar masih relatif aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan bahan pokok, sementara harga dinilai masih dalam batas wajar dan tidak mengalami lonjakan signifikan.

“Secara umum, ketersediaan bahan pokok mencukupi dan harga masih stabil. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan aman dalam menghadapi Nataru tahun ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Thungari memastikan pemerintah daerah akan terus mengawasi jalur distribusi guna mencegah praktik penimbunan yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.

“Stok bahan pokok kami pastikan aman hingga sekitar tiga bulan ke depan. Pengawasan akan terus dilakukan agar distribusi berjalan lancar dan tidak ada permainan harga,” tegasnya.

Kegiatan pemantauan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP, Ketua Pengadilan Negeri Tahuna Sigit Triadmojo, Asisten I Johanis Pilat, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (BENSA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *