Wakil Bupati Tendris Bulahari Tekankan Penguatan Tata Kelola Data Pendidikan pada Bimtek Dapodik 2025

Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, saat membawakan sambutan (ist)

SANGIHE, detikgo.com — Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk memperkuat sistem pengelolaan data pendidikan kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Tahun 2025. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, pada Rabu (03/12/2025) di Tahuna Beach Hotel and Resort, dengan melibatkan para operator sekolah dari berbagai jenjang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa Dapodik merupakan fondasi utama dalam perumusan kebijakan, perencanaan pembangunan, serta pengambilan keputusan strategis di sektor pendidikan. Menurutnya, mutu pendidikan sangat bergantung pada ketepatan dan konsistensi data yang dihimpun dari setiap satuan pendidikan.

Suasana kegiatan Bimtek Aplikasi Pendataan Dapodik Tahun 2025 yang dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari (ist)

“Data yang salah akan menghasilkan kebijakan yang salah. Karena itu, kita tidak boleh main-main dalam proses penginputan dan pembaruan data. Operator adalah garda terdepan yang menentukan akurasi informasi pendidikan di daerah kita,” tegas Bulahari.

Ia juga mengingatkan para peserta bahwa kualitas data berpengaruh langsung terhadap berbagai layanan pendidikan, termasuk penyaluran bantuan, pemetaan kebutuhan guru, distribusi sarana prasarana, hingga evaluasi kinerja lembaga pendidikan.

Suasana kegiatan Bimtek Aplikasi Pendataan Dapodik Tahun 2025 yang dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari (ist)

Wabup mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah bersama jajaran panitia pelaksana yang terus berupaya meningkatkan kompetensi operator sekolah. Ia berharap kegiatan ini dapat menciptakan standar kerja yang lebih baik dan merata di seluruh sekolah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Ketua panitia pelaksana, Meti Nakoda, S.AP, dalam laporannya menjelaskan bahwa Bimtek Dapodik 2025 memiliki lima fokus utama, yakni:

  • Pemahaman sistem Dapodik secara komprehensif, termasuk alur, struktur, dan integrasi data nasional.
  • Peningkatan kemampuan teknis operator dalam melakukan verifikasi, validasi, penginputan, serta pembaruan data.
  • Penanganan kendala teknis lapangan, agar operator lebih siap menyelesaikan permasalahan data secara mandiri.
  • Penguatan administrasi sekolah, terutama dalam manajemen dokumentasi, koordinasi internal, dan sinkronisasi data.
  • Peningkatan kualitas laporan Dapodik yang akan menjadi dasar penyusunan program oleh pemerintah pusat dan daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh 65 operator dari satuan pendidikan TK, SD, dan SMP yang tersebar di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Untuk memastikan materi yang disampaikan relevan dengan perkembangan sistem terbaru, panitia menghadirkan narasumber dari BPMP Provinsi Sulawesi Utara, Ilham Amu, yang memaparkan pembaruan modul, standar pengisian data, serta sistem keamanan informasi Dapodik.

Bimtek dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Desember 2025, dengan pola pelatihan intensif yang mencakup pemaparan teori, praktik langsung, dan sesi konsultasi teknis.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri oleh:

  • Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sangihe, Yulin Manangkalangi, S.Pd
  • Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Jew Wutensemba Adrian
  • Staf Khusus Bupati Bidang Ekonomi dan Pelayanan Publik, Oktavianus Lumasuge

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas tata kelola data pendidikan sebagai pondasi menuju penyelenggaraan pendidikan yang lebih efektif, modern, dan berdaya saing. Dengan meningkatnya kemampuan operator, diharapkan seluruh data pendidikan daerah dapat tersaji secara akurat dan selaras dengan kebutuhan pembangunan pendidikan di masa mendatang.

(*/BENSA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *