Pemkab Sangihe Perkuat Lembaga Layanan Keluarga, Bupati Thungari Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., saat membuka kegiatan dan memberikan sambutan (ist)

SANGIHE, detikgo.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) terus mendorong penguatan peran lembaga layanan dalam meningkatkan kualitas keluarga. Hal ini diwujudkan dengan pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga Tingkat Kabupaten/Kota, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., pada Rabu, (02/07/2025), di Ballroom 2 Tahuna Mall.

Dalam sambutannya, Bupati Thungari menekankan pentingnya membangun keluarga-keluarga yang berkualitas sebagai pondasi dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan sejahtera.

Bacaan Lainnya
Dokumentasi Kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga Tingkat Kabupaten/Kota (ist)

“Keluarga adalah unit terkecil namun paling vital dalam struktur sosial. Ketahanan dan kesejahteraan masyarakat dimulai dari ketahanan keluarga,” ungkap Bupati.

Ia juga menyoroti perlunya sinergi dan koordinasi antar lembaga penyedia layanan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pelayanan kepada keluarga.

“Kami ingin lembaga-lembaga penyedia layanan di Sangihe semakin profesional, tangguh, dan mampu menjawab tantangan sosial yang kompleks,” lanjutnya.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi para pelaku layanan di tingkat kabupaten dan kecamatan untuk memperdalam pemahaman, berbagi pengalaman, serta membangun komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang mandiri dan berdaya.

Kepala Dinas DP3A Kabupaten Sangihe, dalam kesempatan terpisah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan sistem layanan yang responsif dan inklusif, dengan orientasi pada peningkatan kualitas hidup keluarga sebagai pilar utama pembangunan daerah.

Dengan keterlibatan lintas sektor dan berbagai pihak terkait, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat jaringan kerja antar lembaga serta mendorong implementasi program-program pemberdayaan keluarga secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

(***/BENSA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *