SANGIHE, detikgo.com — Semangat kebangkitan terasa begitu hidup di Lapangan Gesit Tahuna saat ribuan pemuda GMIST berkumpul dalam Selebrasi Paskah, Minggu (12/04/2026). Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum kebersamaan lintas generasi yang sarat makna Paskah.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari hadir langsung bersama Ketua TP PKK Cherry S. Thungari–Soeyoenus, menyatu di tengah lautan pemuda yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Perayaan diawali dengan pawai meriah dari kawasan Pelabuhan Tua Boulevard Tahuna. Iring-iringan kendaraan dan peserta berjalan kaki menciptakan atmosfer penuh sukacita hingga mencapai pusat kegiatan di Lapangan Gesit.

Momentum rohani semakin diperdalam melalui khotbah yang disampaikan Ketua MPS GMIST Pdt. Dr. Welman Boba. Dalam refleksinya yang diambil dari Kitab Lukas 24:13–35, ia mengajak pemuda untuk memahami makna perjumpaan dengan Tuhan dalam perjalanan hidup, sebagaimana kisah perjalanan ke Emaus.
Ia menegaskan bahwa pemuda merupakan pilar-pilar gereja yang memperkokoh keberlanjutan pelayanan. Karena itu, setiap pemuda dituntut memiliki tanggung jawab iman yang kuat dalam menjalani kehidupan dan pelayanan.
“Pemuda adalah pilar gereja yang memperkokoh keberlanjutan pelayanan. Hendaklah pemuda memiliki tanggung jawab iman dan memberi diri bagi kemajuan pelayanan di dalam Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud,” tegasnya.

Dalam arahannya, Bupati juga menegaskan bahwa Paskah harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan tahunan. Ia mengajak pemuda untuk menjadikan momentum ini sebagai titik kebangkitan iman sekaligus komitmen untuk berkontribusi nyata.
“Ini bukan hanya selebrasi, tetapi panggilan untuk bangkit dan memberi dampak. Pemuda harus hadir sebagai terang di tengah perubahan zaman,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai kebangkitan Yesus Kristus sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi tantangan sosial dan perkembangan teknologi yang kian pesat.
Menurutnya, generasi muda memiliki peluang besar untuk berkembang, terutama dengan dukungan teknologi digital. Ia mendorong pemuda GMIST agar mampu memanfaatkan platform digital untuk menghasilkan karya positif yang sekaligus mempromosikan potensi daerah Sangihe.
“Di era sekarang, kreativitas bisa menjadi pelayanan sekaligus peluang ekonomi. Gunakan teknologi untuk hal-hal yang membangun,” pesannya.
Tak hanya berbicara soal potensi, Bupati juga mengingatkan pentingnya kesiapan diri menghadapi masa depan. Ia menyoroti perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik dalam aspek keterampilan maupun karakter, menuju era bonus demografi 2045.
“Kesempatan ini terbuka lebar. Pemuda harus berani mengambil peran dalam proses pembangunan, dimulai dari desa,” tegasnya.
Selain itu, pesan moral juga disampaikan terkait berbagai ancaman sosial seperti judi online, pinjaman online ilegal, serta penyalahgunaan minuman keras. Ia menegaskan bahwa pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai positif.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Ketua TP PKK Cherry S. Thungari–Soeyoenus menyerahkan bantuan diakonia kepada panitia kegiatan, sekaligus memperkuat semangat pelayanan dalam kebersamaan.
Menutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyatakan komitmennya untuk terus mendukung aktivitas kepemudaan berbasis iman sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda.





