SANGIHE, detikgo.com– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan-RB), Dinas Dukcapil Sangihe berhasil meraih predikat “Pelayanan Prima”, sebuah pengakuan bergengsi yang diberikan kepada unit penyelenggara pelayanan publik dengan kinerja terbaik.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., dalam sebuah seremoni resmi dan diterima dengan penuh kebanggaan oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari. Turut hadir mendampingi dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kepulauan Sangihe, Davidson H. Djarang, S.IP., pada Rabu (30/04/2025).

Keberhasilan ini merupakan hasil nyata dari komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Dinas Dukcapil Sangihe dalam memberikan pelayanan publik yang optimal, inklusif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dukcapil Sangihe dinilai unggul dalam aspek inovasi layanan, kemudahan akses, kecepatan pelayanan, dan profesionalisme aparatur, serta konsistensi dalam menerapkan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Dalam pernyataannya, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian tersebut.
“Ini adalah hasil kerja kolektif yang mencerminkan semangat melayani dan semangat perubahan. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh aparatur sipil negara, khususnya di lingkungan Pemkab Sangihe, untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” ujar Bulahari.
Plt. Kadis Dukcapil, Davidson H. Djarang, S.IP., menambahkan bahwa keberhasilan ini bukanlah puncak, melainkan tonggak awal menuju pelayanan publik yang semakin berkualitas.
“Penghargaan ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar pelayanan. Kami akan terus melakukan evaluasi berkelanjutan, memperkuat kapasitas SDM, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses pelayanan,” jelas Djarang.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, mitra kerja, dan masyarakat yang senantiasa memberikan masukan demi penyempurnaan layanan.
Penghargaan “Pelayanan Prima” ini menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi yang digalakkan pemerintah daerah bukan sekadar slogan, tetapi telah membuahkan hasil nyata yang diakui di tingkat nasional. Diharapkan capaian ini dapat menginspirasi perangkat daerah lainnya untuk terus berinovasi dan menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah.
(BENSA)





