Surabaya, detikgo.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) mengikuti Joint Working Group (JWG) ke-13 Indonesia-Prancis yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada tanggal 2 hingga 4 Juli 2024.
Diketahui, JWG Pendidikan Tinggi, Riset dan Inovasi dilaksanakan atas dasar MoU Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Perancis tentang Kerjasama Bidang Pendidikan Tinggi yang disahkan pada 1 Juli 2011 di Jakarta.
JWG ke-13 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia (BRIN), dan Kementerian Pendidikan Tinggi dan Riset Prancis ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kerjasama kedua negara di bidang pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, dan kewirausahaan.
JWG ke-13 merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Valenciennes, Perancis pada tahun 2022. Mengusung tema “Fostering Indonesia-French Higher Education, Research, and Innovation Partnerships for an Advanced and Sustainable Future”, pertemuan ini dihadiri 300 peserta dari sektor pendidikan tinggi, riset, dan inovasi kedua negara.

Seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan Gala Dinner yang dihadiri oleh Pj.Gubernur Jawa Timur Adhy Karyana A.ks, MAP, Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhassan, MKes, Perwakilan Kemendikbudristek, dan Perwakilan Kementerian Perancis serta para Rektor/Direktur Universitas/Politeknik peserta JWG.
Acara yang mengusung tema “Fostering Indonesia-French Higher Education, Research, and Innovation Partnerships for an Advanced and Sustainable Future” ini difokuskan pada kerjasama kedua negara dalam bidang pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, dan kewirausahaan.
Berbagai agenda penting dibahas dalam JWG ke-13, di antaranya: Penguatan kerjasama pendidikan tinggi, seperti pertukaran mahasiswa, dosen, dan program penelitian bersama; Peningkatan kolaborasi dalam bidang riset dan inovasi, dengan fokus pada bidang prioritas seperti energi terbarukan, teknologi informasi dan komunikasi; dan Pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan alumni.

Dalam Pameran dan Lokakarya Tematik, Polimdo yang memamerkan berbagai kegiatan kemitraan internasional yang telah dilaksanakan, seperti kerjasama dengan UKPF-ILO, University of Gloucestershire, RESD by SECO, IIEF, dan ITC Jakarta menjadi salah satu peserta yang mencuri perhatian.
Booth Polimdo nampak dikunjungi langsung oleh Direktur Akademik PTV, Dr. Beny Bandanadjaja, ST, MT., dan Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI Uuf Brajawidagda, ST., MT., PhD., Plt. Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Muhamad Fajar Subkhan, ST.,MT., Rektor Unesa, juga beberapa pimpinan Politeknik se-Indonesia diantaranya Direktur PENS Ali Ridho Barakbah, S.Kom, PhD dan Direktur Politeknik Manufaktur Bandung Mohammad Nurdin, ST, M.AB.
Pada Lokakarya Tematik, Polimdo mengikuti sesi “Art, Tourism, and Culture” dan sesi “Partnership Methodology”. Dalam kesempatan ini, delegasi Polimdo Stevie Kaligis, SE., M.Ak, CA., dan Yollanda Lagarens, SS, M.Hum., menjajaki kerjasama dengan Universitê Polytechniquê Hauts de France.
Koordinator Humas Polimdo, Stevie Kaligis, SE., M.Ak, CA, mengatakan bahwa kegiatan JWG ke-13 yang diprakarsai oleh forum Humas Perguruan Tinggi se-Indonesia ini dapat menjadi momen berharga untuk menjajaki kerjasama dengan entitas Perancis bagi pengembangan Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Vokasi.
Hasil JWG ke-13 diharapkan dapat meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Prancis dalam bidang pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, dan kewirausahaan. Kerjasama ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi kedua negara dalam mencapai masa depan yang maju dan berkelanjutan.





