Peran Sinode GMIST Dan Pemda Kabupaten Sangihe Dalam Peningkatan Kesehatan Dituangkan Dalam MoU

SANGIHE, detikgo.com – Salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk kesehatan masyarakat sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe bersama Sinode GMIST melakukan penandatanganan MoU kerjasama dibidang kesehatan lanjut usia (Lansia) dilingkup Sinode GMIST, penandatangan ini dilakukan bersamaan dengan perayaan HUT GMIST ke 76 dan puncak perayaan Hari Pekabaran Injil (HPI) ke- 166 tahun yang berlangsung di Jemaat GMIST Oikumene Lesabe Manalu kecamatan Tabukan Tengah, Selasa (13/06/2023).

Penandatangan MoU kesehatan lansia Sinode GMIST dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe dr. Handry Pasandaran, bersama Ketua Sinode GMIST, Pdt.Welman Boba, MTh., disaksikan oleh Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe Rinny Tamuntuan dan Ketua Pelka Lansia Sinode GMIST Pnt. Abdulrahim Takalamingan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe, dr. Handry Pasandaran mengatakan kepada media ini saat dihubungi melalui pesan Whatapps-nya mengatakan bahwa kerjasama ini sangat penting karena tujuan pemerintah daerah adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, dan peran aktif Sinode GMIST dalam hal ini Pelka Lansia sangat kami apresiasikan.

“Intinya dari Perjanjian Kerjasama Sinode GMIST dan Dinkesda Kabupaten Sangihe adalah hal peningkatan pelayanan kesehatan bagi lansia di lingkungan GMIST. Pihak Dinkes Kabupaten Sangihe mengapresiasi pihak Pelka Lansia Sinode GMIST dan MPS Sinode GMIST yang mau peduli dan berperan aktif dan mendukung program pemerintah khususnya upaya peningkatan layanan kesehatan usia lanjut sehingga meningkatkan angka umur harapan hidup dan kualitas hidup para lansia di Kabupaten Sangihe,” ungkap Pasandaran.

Lebih lebih lanjut Handri Pasandaran mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe dalam hal ini Ibu Rinny Tamuntuan selalu memberi arahan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat.

“Kiranya kerjasama ini akan berlanjut pada pelayanan kesehatan lainnya seperti pelayanan anak Stunting, gizi anak, ibu hamil dan kesehatan reproduksi serta program pelayanan kesehatan lainnya. Melalui PKS ini diharapkan seluruh jemaat dan gereja di lingkungan Sinode GMIST ikut peduli dan terlibat langsung dalam peningkatan derajat kesehatan warga jemaatnya,” harap Handry Pasandaran.

Ketua Pelka Lansia Sinode GMIST Pnt. Abdulrahim Takalamingan memanjatkan puji syukur dengan ditandatanganinya MoU antara Sinode GMIST dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe, program kesehatan pemerintah daerah, setelah pembahasan bersama yang dilakukan oleh Pelka Lansia Sinode GMIST dan Dinkesda Kabupaten Sangihe.

“Kami sangat bersyukur MoU ini bisa ditandatangani hari ini, sehingga pelayanan kesehatan bagi warga jemaat lansia dapat terlaksana baik dalam arah pelayanan tiap jemaat yang ada lingkup Sinode GMIST. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pj. Bupati Kepulauan Sangihe, dr. Rinny Tamuntuan dan Kadis Kesehatan dr. Handry Pasandaran atas semua bantuannya sehingga MoU ini dapat terwujud,” tutur Roy Takalamingan sapaan akrab Ketua Pelka Lansia Sinode GMIST.

Hal senanda juga dikatakan oleh Ketua Sinode, Pdt. Welman Boba, MTh saat dihubungi media ini, bahwa pelayanan kesehatan berbarengan dengan pakabaran injil sudah ada sejak injil masuk ke tanah tampungan lawo beberapa tahun yang lalu, untuk itu Sinode GMIST akan selalu mendukung program pemerintah dalam mensejaterahkan masyarakat.

“Penandatanganan MOU antara Sinode GMIST dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe bagi kami adalah bagian dari pemberitaan kabar baik atau Injil yang diberitakan oleh Gereja berdimensi holistik. Ia meliputi totalitas hidup manusia. Tuhan Yesus waktu menyembuhkan orang lumpuh tidak hanya menyembuhkan jiwa tetapi sekaligus raga, jasmani dan rohani. Karena itu sudah sejak Gereja hadir di Nusa Utara ini, telah ada pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh para misionaris dan dilanjutkan oleh Gereja, tutur Welman Boba.

“Rumah Sakit Liunkendage adalah rumah sakit pertama yang didirikan oleh Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST), sampai hari ini gereja akan terus melanjutkan pelayanan holistik ini dalam berbagai bentuknya. Manusia yang sudah lanjut usia adalah ciptaan Allah yang harus terus menerus dirawat jasmani dan rohani. Supaya, minimal dalam menjalani hidup ini manusia terus menikmati kebahagiaannya hingga menutup mata. Adalah tugas gereja untuk mendampingi, manusia hingga akhir hayatnya. Untuk tugas ini, gereja tidak sendirian, ia mesti bersinergi dengan semua kekuatan yang ada. Sinergitas dengan Pemerintah dan kerjasama harus terjadi, karena Pemerintah juga adalah Hamba Allah (Rom 13). Karena itu sudah pada tempatnya ada MOU seperti yang telah ditandatangani Selasa,13 Juni 2023,” ungkap Ketua Sinode GMIST Welman Boba, MTh., sekaligus berharap juga program pemerintah yang lain akan bekerjasama deng Sinode GMIST dalam pengembangan daerah tercinta ini. (Bensa).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *