SANGIHE, detikgo.com – Menindak lanjuti pemberitaan oleh salah satu Petugas kesehatan yg bertugas di Pustu Desa Pempalaraeng, Natalya Sampakang terkait kondisi Pasien Roslintje Bantahang, umur 64 tahun yang membutuhkan uluran tangan agar dapat dilakukan pengobatan karena sakit kanker kulit yang telah merusak hampir seluruh bagian wajah dari pasien.
Reaksi cepat sebagai pejuang kemanusiaan, Tim Relawan JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) DPD Sangihe langsung mendatangi Kantor Desa Pempalaraeng, Kec. Kendahe untuk berkoordinasi dengan Kapitalaung Kalfen Tangkabiringan, Selasa (28/06/2022).
Didampingi oleh perangkat kampung dan Bidan Nataliya Sampakang yang selama ini merawat pasien dan telah membuat pemberitaan di Medsos beberapa waktu lalu, terkait kondisi pasien dan himbauan untuk berdonasi untuk pembiayaan berobat pasiennya.
Dari hasil pantauan bersama tim JPKP, Kapitalaung serta perangkat kampung yang mendatangi rumah pasien, suami pasien Petrus Alelo mengatakan bahwa “Awalnya istri saya dilakukan tindakan operasi pengangkatan tahi lalat pada wajah, tepatnya di bagian pipi sebelah kiri, tak disangka seiring waktu ternyata istri saya mengidap kanker ganas, istri saya hanya dirawat oleh Bidan Natalia karena kami kurang mampu dalam pengobatan lebih untuk kesembuhan istri saya”, keluh Petrus.
Dari hasil pantauan JPKP DPD Sangihe, bahwa pasien ibu Roslintje sangat memprihatinkan dan membutuhkan uluran tangan dan bantuan dari semua pihak untuk tambahan biaya berobat sebab seluruh bagian wajahnya sudah ditutup dengan perban, karena wajahnya sudah rusak dan perlu penanganan segera.
Dari pantauan JPKP didapati juga tidak hanya Ibu Roslintje sakit kanker kulit, tetapi juga anak laki-lakinya Desly Alelo umur 42 tahun dan cucunya juga mengalami sakit kusta.
Kapitalaung Pempalaraeng Sawang Jauh, Kaflen Tangkabiringan juga mengajak Tim Relawan JPKP DPD Sangihe untuk memantau dan mendata bèberapa warga masyarakat Pempalaraeng yang termasuk kategori penyandang disabilitas dan gangguan jiwa serta memberi apresiasi kepada JPKP DPD Sangihe.
“Saya selaku Pemerintah Kampung mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap gerak cepat dan tindakan nyata untuk membantu dan memfasilitasi warga yang membutuhkan bantuan atas sakit yang di alami”, kata Kaflen.
Senada dengan itu Direktur Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna Dr.Aprikorus Loris juga memberikan apresiasi atas tidakan nyata dari JPKP DPD Sangihe, saat disambangi Sekretaris JPKP DPD sangihe di Ruang Kerjanya mengatakan bahwa, “RS Liun Kendage Tahuna siap membantu jika pasien dirujuk dari Faskes Puskesmas Kendahe ke RS Liun Kendage Tahuna untuk mendapatkan Penanganan Medis selanjutnya”, jawab dr. Apri sapaan akrab Dirut RS.Liun Kendage.
Dari hasil kunjungan dan koordinasi ke Kampung Pempalaraeng, ketua JPKP DPD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Berty Ferdinand Patras dan tim: Fandy Kairupan, Rein Lintongan, dan Elisabeth Kantohe juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kampung Pempalaraeng yang sudah menyambut dan telah melayani dengan baik.
“Kami Tim JPKP mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapitalaung Pempalaraeng atas bantuan dan koordinasi mendata orang sakit yang ada di Kampung Pempalaraeng ini, dan tim JPKP DPD Sangihe sudah membangun koordinasi dan sinergitas yang baik demi rasa kemanusiaan dan keadilan sosial bagi warga masyarakat, sehingga tidak ada satupun lagi masyarakat Kabuoaten Kepulauan Sangihe yang terabaikan haknya dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan yang sudah disediakan oleh Pemerintah, dan selanjutnya JPKP DPD Sangihe akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kab. Kepl. Sangihe melalui Dinas Sosial , Dinas Kesehatan dan RS. Liun Kendage Tahuna untuk tindakan selanjutnya, bukan hanya kata tapi tindakan nyata, JPKP DPD Sangihe Siap Melayani,” kata Berty Ketua JPKP Sangihe.
(BENSA).





