Teka Teki Siapa Capres RI Yang Akan Maju Di Pilpres 2024

JAKARTA (detikgo.com)- Meskipun pencalonan Presiden dan Wakil Presiden RI masih cukup lama, tetapi para Bakal Calon Presiden sudah beredar luas di tengah masyarakat termasuk di sosial media.

Sepertinya, partai politik digiring oleh pengguna sosial media untuk melihat fakta dan kecenderungan popularitas dan elektabilitas seseorang Capres. Artinya partai politik “setengah terpaksa”, untuk menerima kenyataan tersebut, sekalipun tidak 100 persen benar.

Bacaan Lainnya

Inilah beberapa Nama yang mengkristal di tengah suksesi para bakal Calon Presiden;

Berdasarkan dinamika dan konstelasi politik ditengah masyarakat, nama-nama ini berpotensi menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

1. Anies dan Puan atau sebaliknya ; Kemungkinan di endors oleh PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Nasdem, PKS dan demokrat. Perkawinan dua aliran politik Nasionalis dan islam, sekaligus obat mujarab untuk mengakhiri perseteruan dan kegaduhan politik serta saling sindir yang tidak berkesudahan.

Perkiraan partai pengusung diatas masih bisa berubah mengingat masih banyak perhitungan dan biaya ke depan dalam pencalonan Capres dan Cawapres.

2. Ganjar – Erick ; bisa di dukung oleh Golkar, PAN dan PPP ( KIB ). Ini hanya salah satu skenario bila kemungkinan Ganjar tidak direstui oleh partai-nya dalam hal ini PDI P di sinyalir Terbentuknya KIB ini tidak terlepas dari pengaruh orang kuat disekitar Presiden. Andai Ganjar terpilih jadi Presiden, maka Joko Widodo akan didorong menjadi Ketum salah satu partai papan atas. Bila skenario ini terjadi, maka partai yang dipimpin Joko Widodo nantinya bisa saja akan menjagokan BTP atau LBP sebagai Cawapres  2024-2029.

3. Prabowo- Puan ;
Ada juga wacana dan suara ingin memasang Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang saat ini sebagai Menteri Pertahanan RI dan Ketua DPR RI  Puan Maharani. Partai pengusungnya adalah Gerindra dan PDI Perjuangan. Ini pasangan ideal , seseorang berlatar belakang militer selain cerdas juga berkharisma dan  seorang berlatar sipil yang pengaruhnya cukup kuat di akar rumput. dua modal besar dalam dua kekuatan Partai besar Gerindra dan PDI P,  serta bisa memperkuat isu gender kaum perempuan terakomodasi.

4.Puan – Andika ;
Suara dan usulan dua nama ini beredar juga di masyarakat. Ini pasangan ideal juga yaitu seorang sipil yang didampingi seorang Jenderal aktif  saat ini Jend Andika Perkasa Panglima TNI, Namun faktanya arus suara ke arah dua pasang ini masih perlu disosialisasikan ke masyarakat walau sudah diwacanakan oleh Publik mengingat Partai PDI P bisa mengusunf Calon tunggal dalam Capres dibandingkan dengan Partai Lain yang harus berkoalisi untuk mencapai 20 % PT dalam syarat mengajukan Capres dan Cawapres.

5.Moeldoko- Erick
Selain beberapa nama diatas, ada juga suara yang menyebut nama Jenderal ( Purn ) Moeldoko mantan Panglima TNI yang saat ini sebagai Kepala Staf Presiden, sekaligus Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani dan Nelayan ( HKTI). Calon wakilnya adalah Erick Thohir. tokoh muda, pengusaha sukses, yang saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN.
Partai pengusungnya bisa dari KIB bila Ganjar akan diusung PDI P.

6.Anies – AHY ;
Sekiranyan Gubernur DKI  Anies Baswedan- Ketua DPR RI Puan Maharani tidak jadi berpasangan dalam kontestasi pilres, maka skenario kedua adalah memasangkan Anies- AHY. Keduanya tokoh muda, pintar dan cerdas. Kemungkinan pasangan ini akan didukung oleh Partai koalisi PKS, PD , Nasdem, dan PKB yang sementara ini belum tercium kecenderungan dukungannya.

7. Partai yang penulis sebutkan diatas, adalah partai yang punya perwakilan di DPR RI, tetapi jangan remehkan partai yang lain yang cukup potensial sebagai pendukung Capres yang akan datang seperti Partai Hanura yang saat ini punya perolehan 809 kursi di DPRD seluruh Indonesia yang dua kali sebagai partai pengusung Presiden Joko Widodo bukan partai pendukung saja tapi Partai Pengusung Utama bersamaan dengan Partai Pengusung Jokowi 2 periode.

Ada juga Partai PBB, Perindo, PSI, Partai Karya, Garuda dll yang juga punya suara didaerah meskipun tidak terlalu signifikan.

Tulisan ini saya buat sebagai bahan menerka sejauh mana Teka teki siapa Capres dan Cawapres yang nanti akan terusung dalam Koalisi parpol dan sebagai penulis, saya mencermati fenomena politik Pilpres di Pemilu 2024 sangat menarik dalam menjawab teka-teki dan spekulasi politik yang berkembang ditengah masyarakat saat ini Ujar H Djafar Badjeber M,Si.

Mencermati dinamika dan konstelasi politik yang ada, maka perlu ada upaya kuat yaitu win-win solution atau  POLITIK JALAN TENGAH dalan menyelamatkan Indonesia, dan menjaga persatuan dan kesatuan Nasional.

Siapa pun yang akan terusung dalam Capres  dan Cawapres RI di Pemilu 2024-2029 ke depan, harus mengedepankan sikap kenegarawan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan dan kesatuan Bangsa dan dalam bertarung tanpa menggunakan dagangan politik identitas.

Penulis ;-H Djafar Badjeber M,Si Mantan Anggota MPR RI Thn 1987- 1992.(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *