Paulus M Pangau Ingatkan Para Kepala Daerah Jangan Terjebak Pujian, Yang Akhirnya Lupa Janji Politik Ke Rakyat

JAKARTA (detikgo.com)- Paulus M Pangau ingatkan para kepala Daerah yang saat ini memimpin untuk fokus selesaikan pekerjaan mensejahterahkan Rakyat sesuai janji janji politik pada masa kampanye lalu, jangan terjebak dengan Pujian berlebihan yang bisa menghambat pembangunan Daerah, Ujarnya saat menghubungi redaksi detikgo.com, Senin, 17/01.

Pascah berjalan setahun dilantiknya beberapa kepalah daerah dihubungkan dengan pilkada serentak tahun 2024, Kepalah daerah sering berhadapan dengan oknum-oknum yang penuh dengan pujian-pujian yang berlebihan, Apakah itu datangnya dari birokrat atau pimpinan organisasi Masyarakat bahkan Organisasi profesi dan agama Ujarnya.

Paulus M Pangau Saat Memimpin Organisasi Nasional Pemuda Pancasila Di Prov Sulut ( Foto : Doc Ist)

Yang sebenarnya mereka orang-orang yang profesional dan intelektual dalam bidangnya, Tapi akan menjadi murah tentang kemampuan Profesi ketika pujian – pujian.itu dikemas sedemikian rupa untuk kepentingan pribadi dan kelompok dengan maksud mendapatkan jabatan strategis dan fulus Katanya.

Paulus pun mengingatkan kepada kepala daerah, bahwa pilkada masih sangat jauh, lebih baik fokus dengan program- program dalam janji politik di sisa waktu kepimpinannya, Karena keberhasilan janji-janji politik pasangan akan menjadi indikator kemenangan untuk pilkada kedepan apabilah pasangan tersebut ikut Pilkada 2024 Ujar Staf Khusus disalah satu Bupati di Sulut.

Lebih jauh Ahli strategi Politik dan Pemerintahan mengatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan pembenahan infrastruktur Pemerintahan terjadi pergeseran disaat transisi pemerintahan tersebut. Tentu berdasarkan Syarat- syarat serta profesional dan kompetensi bidang tersebut.

Bukan melihat pejabat yang karbitan datang dari unsur keluarga dan politik atau biasa di sebut asal bapak-ibu senang Dan akhirnya mengancam roda Pemerintahan. Karena tidak sejalan dgn pola pikir pejabat yang bersangkutan, Dan lebih parah lagi pejabat yang sudah.ada Muatan kepentingan sebelumnya, Karena ada istilah balas Budi  yang mengabaikan sumpah dan janji sebagai aparatur pemerintahan Tegas Politisi Yang lama berkecimpung di dunia Politik dan Pemerintahan.

Mantan Ketua Gapeknas dan Ataki Sulut dua periode ini Mengatakan, Banyak saya temukan di lapangan melihat dan mendengar ada kata “AMAN PAK, DUA PERIODE”, saya berpikir dari sisi mana ya, bahasa demikian, Kenapa tidak ada kalimat yang saya temukan seperti “Program Bapak Bagus, Ini Pro Rakyat dimana telah menurunkan angak kemiskinan  dan menaikan lapangan pekerjaan apa lagi saat ini dimasa pandemi Covid-19 Ujar Jebolan Fakultas Teknik Unkris Jakarta.

Dan bahkan ada yang lebih lucu lagi manakala pejabat tersebut di puji ‘ bapak Bisa Jadi Gubernur, atau Bapak bisa jadi Menteri” seperti bermain sulap istilahnya Sim Salabim, yang akhirnya Pujian tersebut jadi berlebihan dan Jika Peminpin Cerdas bisa menilai pujian tersebut Kata Mantan Ketua Ormas Nasional Pemuda Pancasila Sulut.(Redaksi)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *