MINAHASA (detikgo.com)— Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar Job Fair 2026 sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja sekaligus menekan angka pengangguran di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di SMA Yadika Langowan tersebut dibuka pada Kamis (20/8/2026) oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa, Drs. Joris Tumilantouw, mewakili Bupati Kab Minahasa. Job Fair dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 20–21 Agustus 2026.
Sebanyak 15 perusahaan hadir dalam kegiatan tersebut untuk menawarkan berbagai peluang kerja kepada masyarakat. Perusahaan yang berpartisipasi antara lain PT Propan Raya I.C.C, CV Jasma Putri, PT Intrias Mandiri Sejati, PT Swakarya Insan Mandiri, PT Annur Jaya Sini Bantu Manado, PT Permodalan Nasional Madani, PT Victory International Future, PT Vicotama Bina Terampil, PT Prima Karya Sarana Sejahtera, PT Indomargo Prismatama (Indomaret), PT Bina Tara Persada Sutanraja Hotel, dan PT Sumber Alvaria Trijaya Tbk, serta sejumlah perusahaan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat mengunjungi stand perusahaan untuk memperoleh informasi mengenai posisi pekerjaan, persyaratan, serta proses rekrutmen yang tersedia.
Kadisnaker Kab Minahasa, Joris Tumilantouw, mengatakan Job Fair tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah membuka akses pekerjaan secara berkelanjutan bagi masyarakat.
“Pelaksanaan Job Fair bukan hanya saat ini dilaksanakan, tetapi akan dilaksanakan secara rutin dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat di Kabupaten Minahasa,” ujar Joris.
Menurutnya, Disnaker terus membangun kerja sama dengan berbagai perusahaan yang memiliki kebutuhan tenaga kerja sehingga masyarakat memperoleh lebih banyak pilihan pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Ia berharap Job Fair 2026 dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pekerjaan, baik melalui perusahaan yang beroperasi di daerah maupun peluang kerja di luar daerah dan luar negeri melalui jalur resmi dan legal.
“Dengan adanya pameran bursa kerja ini, masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengunjungi stan-stan perusahaan dan mendapatkan informasi langsung mengenai peluang kerja yang tersedia,” katanya.
SASAR 400 PENCARI KERJA
Disnaker Kabupaten Minahasa menargetkan dapat menjangkau sedikitnya 400 tenaga kerja melalui kegiatan Job Fair 2026. Sementara berdasarkan informasi kebutuhan dari perusahaan peserta, terdapat potensi kebutuhan tenaga kerja yang mencapai sekitar 1.600 orang.
Besarnya kebutuhan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi pencari kerja di Minahasa untuk memanfaatkan kesempatan rekrutmen secara langsung.
Job Fair ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang dalam memperluas kesempatan kerja, mengurangi pengangguran, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pertama Kali Digelar Disnaker Minahasa
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Minahasa, Rojer Tangkulung, S.IP., M.E., turut mendampingi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Job Fair 2026 ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan oleh Disnaker Kabupaten Minahasa dan diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Dalam pelaksanaannya, Joris Tumilantouw didampingi Sekretaris Disnaker Minahasa Bobby Masengi, S.T., Kabid Ketenagakerjaan Rojers Tangkulung, serta jajaran staf Disnaker. Turut hadir Kepala Sekolah SMA Yadika Langowan, Jeiny Sangari, S.E.
Sekretaris Disnaker Minahasa Bobby Masengi menambahkan, sosialisasi mengenai Job Fair juga dilakukan melalui pihak kecamatan dan berbagai akun media sosial agar informasi kesempatan kerja dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Dengan berlangsungnya Job Fair selama dua hari, pemerintah berharap masyarakat, khususnya para pencari kerja, dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan informasi sekaligus mengikuti proses rekrutmen dari perusahaan-perusahaan peserta.
Pemerintah Kabupaten Minahasa menargetkan Job Fair 2026 tidak hanya menjadi ajang mempertemukan pencari kerja dan perusahaan, tetapi juga menjadi salah satu langkah konkret memperluas kesempatan kerja dan mendorong penurunan angka pengangguran di Minahasa. (MGP)





