Jalan Penghubung Lenganeng–Bowongkulu Rampung, Akses Antarwilayah di Tabukan Kembali Lancar

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari (ist)

SANGIHE, detikgo.com — Pembangunan jalan penghubung antara Desa Lenganeng dan Desa Bowongkulu di kawasan Puncak Panenteng–Tola, Kecamatan Tabukan Utara, resmi rampung. Ruas jalan sepanjang 150 meter tersebut kini kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, setelah sempat ditutup selama lebih dari dua bulan akibat proses pengerjaan.

Jalan ini memiliki peran strategis sebagai jalur alternatif penghubung Kecamatan Tabukan Tengah, Tabukan Utara, hingga Kota Tahuna. Dengan selesainya pembangunan, arus mobilitas masyarakat di wilayah tersebut kembali normal dan lebih aman.

Jalan penghubung antara Desa Lenganeng dan Desa Bowongkulu di kawasan Puncak Panenteng–Tola (ist)

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan kondisi jalan berfungsi optimal dan layak digunakan, Senin (08/12/2025).

Peninjauan tersebut turut dihadiri Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP, Ketua Pengadilan Negeri Tahuna, Sigit Triatmojo, SH, MH, serta sejumlah pejabat terkait.

Di sela-sela peninjauan, rombongan menyempatkan diri beristirahat di area Puncak Panenteng sembari menikmati panorama alam setempat, yang juga menjadi salah satu daya tarik kawasan tersebut.

Bupati Michael Thungari menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jalan yang sempat tertunda selama beberapa tahun akibat kendala perizinan kawasan hutan lindung.

“Kita patut bersyukur karena izin pembangunan jalan ini akhirnya dapat diselesaikan sehingga pekerjaan bisa dilaksanakan dan kini sudah bisa digunakan masyarakat. Harapannya, akses penghubung ini semakin mempermudah aktivitas dan mobilitas warga,” ujar Thungari, Senin (8/12/2025).

Terbukanya kembali akses jalan tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan para pengguna jalan. Salah satu pengendara, Mario, warga Kampung Bowongkulu, Tabukan Utara, mengaku bersyukur atas selesainya pembangunan jalan yang dinilai lebih aman dan nyaman.

“Terima kasih kepada Bupati dan seluruh jajaran yang telah berupaya membangun daerah. Sekarang jalan ini sudah bagus dan aman dilewati, tidak seperti sebelumnya yang rawan tergelincir,” tuturnya.

Diketahui, ruas jalan sepanjang 150 meter ini sejak tahun 2019 belum dapat dibangun karena terkendala izin kawasan hutan lindung. Namun, melalui koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan pemerintah pusat pada masa kepemimpinan baru, perizinan tersebut akhirnya dapat diselesaikan sehingga pembangunan jalan dapat direalisasikan.

Rampungnya jalan penghubung Lenganeng–Bowongkulu diharapkan tidak hanya memperlancar akses transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (BENSA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *